SEATTLE, perdetiknews.com — Tuan rumah bersama Amerika Serikat sukses mengamankan kemenangan kedua berturut-turut di Grup D Piala Dunia FIFA 2026 setelah menumbangkan Australia dengan skor 2-0. Hasil poin penuh yang diraih di Seattle ini sekaligus memastikan satu tempat bagi tim Stars and Stripes di Babak 32 Besar dengan satu pertandingan tersisa.
Kemenangan ini menorehkan sejarah baru bagi armada Mauricio Pochettino, di mana AS akhirnya kembali memenangkan dua laga beruntun di Piala Dunia sejak edisi perdana mereka pada tahun 1930 silam.
Pertandingan yang berlangsung penuh energi ini sejatinya menjadi ujian berat bagi AS lantaran tidak diperkuat oleh pemain bintang mereka, Christian Pulisic, yang harus absen akibat cedera betis. Kendati demikian, AS langsung tampil menekan sejak menit awal dan mendominasi jalannya paruh pertama pertandingan.
Socceroos asuhan Tony Popovic dipaksa bermain di bawah tekanan lini serang AS yang dimotori oleh Folarin Balogun. Laga baru berjalan 11 menit, AS sudah memecah kebuntuan. Berawal dari akselerasi cepat Balogun dari sisi kiri, penyerang AS tersebut melepaskan umpan ke kotak penalti yang kemudian salah diantisipasi dan dibelokkan oleh bek Australia, Cameron Burgess, ke gawangnya sendiri. Gol bunuh diri ini sekaligus membuat AS menjadi tim pertama dalam sejarah Piala Dunia yang diuntungkan oleh gol bunuh diri dalam dua laga berturut-turut.
Menjelang turun minum, tepatnya pada menit ke-43, AS berhasil menggandakan keunggulan. Tembakan Sergino Dest dari tepi kotak penalti membentur pemain lawan dan melambung ke area enam yard. Alex Freeman, anak dari seorang pahlawan Super Bowl, bergerak cepat menyambut bola dengan sundulan mendahului kiper Patrick Beach untuk mengubah skor menjadi 2-0 hingga babak pertama usai.
Memasuki babak kedua, Australia mencoba memberikan perlawanan dan bangkit dari tekanan guna mengejar ketertinggalan. Penampilan defensif yang solid dari armada Pochettino membuat setiap serangan Socceroos berhasil diredam dengan baik, sekaligus mengamankan catatan clean sheet pertama bagi AS dalam sepuluh pertandingan terakhir mereka.
Folarin Balogun yang tampil impresif sepanjang laga dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan (Player of the Match). Seusai laga, Balogun menyatakan kepuasannya atas hasil ini namun mengingatkan timnya untuk tidak jemawa menjelang laga penutup grup. “Yang terpenting adalah kami tetap rendah hati. Kami masih ingin memenangkan pertandingan berikutnya melawan Turki,” tegasnya.




Tinggalkan Balasan