Kendari – Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., tampak tidak puas melihat koordinasi antarinstansi dalam menangani masalah persampahan. Di tengah melonjaknya volume sampah yang kini menembus angka 350 ton per hari, Siska memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Persoalan sampah tidak bisa diselesaikan hanya oleh Dinas Lingkungan Hidup. Saya minta seluruh kepala OPD jangan ‘cuci tangan’ dan menyerahkan semuanya ke satu instansi saja,” tegas Siska dalam Ekspose Kinerja Persampahan di Aula Samaturu, Senin (16/3).
Siska membeberkan data yang cukup mencengangkan. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang pesat, timbulan sampah di Kota Kendari meningkat signifikan. Jika sebelumnya berada di angka 260 ton per hari, kini volumenya melonjak drastis menjadi 350 ton per hari.
Kenaikan sebesar 94 ton per hari ini menjadi “lampu kuning” bagi pemerintah kota, terutama dalam upaya mempertahankan sekaligus meningkatkan nilai penilaian Adipura. Siska menilai, tanpa kolaborasi lintas sektor yang kuat, target kota bersih hanya akan menjadi angan-angan.
“Capaian kinerja kita dievaluasi. Forum ini adalah momen untuk menyamakan persepsi. Saya ingin melihat capaian nyata, bukan sekadar laporan di atas kertas,” tambahnya.



Tinggalkan Balasan