KENDARI, – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua meluncurkan inisiatif strategis untuk mengentaskan kemiskinan dan memperkuat pondasi ekonomi lokal melalui Program Modal Usaha untuk Ibu-Ibu (Mantu).

Program ini merupakan perwujudan komitmen untuk memberdayakan kelompok paling produktif di Sultra: ibu rumah tangga (IRT) pelaku usaha mikro.

Program Mantu, yang masuk dalam kategori Quick Win ASR-Hugua, menegaskan bahwa pembangunan Sultra harus dimulai dari unit terkecil masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sultra, Laode Muhammad Shalihin, menjelaskan bahwa Mantu didesain secara spesifik karena sekitar 60% dari total 313.000 pengusaha mikro di Sultra dijalankan oleh kaum ibu.

“Program ini sangat tepat sasaran. Kami fokus pada ibu rumah tangga yang memiliki usaha di bidang kuliner, sembako, kriya, olahan pangan, hingga usaha rumahan lainnya,” jelas Laode Muhammad Shalihin, merujuk pada urgensi dukungan permodalan tanpa beban bagi kelompok ini.