Menurutnya, kebugaran fisik yang optimal merupakan fondasi utama untuk menghadapi persaingan yang ketat di gelanggang olahraga.
“Agenda hari ini memastikan kondisi kesehatan teman-teman atlet kita siap tempur di Kudus. Persiapan sudah 90 persen, tinggal menyesuaikan kondisi lapangan nanti,” ujar Sofyan.
Ia juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Rumah Sakit Bahteramas atas dukungan dan fasilitas yang diberikan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Direktur RS Bahteramas yang mendukung kebutuhan atlet kita, ini sinergi yang sangat baik,” tambahnya.
Pemeriksaan kesehatan dilakukan secara cermat oleh tim medis RS Bahteramas, meliputi pengecekan tekanan darah, kondisi jantung, hingga tes penunjang lainnya untuk memetakan kesehatan internal atlet.
Dokter umum RS Bahteramas, dr. Wa Ode Aslini, yang memimpin tim pemeriksaan, memastikan kabar baik bagi Sultra.
“Alhamdulillah, dari 52 peserta semua normal. Kondisi mereka sesuai standar kebugaran seorang atlet yang akan berkompetisi di level nasional,” jelas dr. Aslini.
Selain memberikan lampu hijau dari sisi medis, dr. Aslini juga membekali setiap atlet dengan sejumlah tips praktis untuk menjaga stamina.
Hal ini mencakup panduan tentang pola makan sehat, pentingnya istirahat yang cukup, hingga peringatan untuk menghindari aktivitas yang berpotensi menurunkan kondisi fisik menjelang pertandingan.
Dengan hasil pemeriksaan kesehatan yang positif ini, Dr. Sofyan menyatakan optimismenya.
Ia meyakini kontingen bela diri Sultra memiliki potensi besar untuk bersaing dan merebut medali di setiap cabang olahraga yang diikuti.
“Insya Allah, kita akan berjuang semaksimal mungkin, membawa nama baik Sulawesi Tenggara di kancah nasional,” tegas Sofyan. (red)



Tinggalkan Balasan