Tata kelola dan pendataan dam jemaah Indonesia pada musim haji 1447 H/2026 M ini pun berbuah manis. Skema yang semakin rapi ini sukses mendulang apresiasi langsung dari Pemerintah Arab Saudi. Meski demikian, Kemenhaj mewanti-wanti jemaah agar tidak tergiur tawaran pembayaran dam di luar jalur resmi yang murah namun tidak jelas pertanggungjawabannya.
Selain urusan dam, Ichsan turut memaparkan perkembangan masif kedatangan jemaah di Tanah Suci hingga hari ke-30 masa operasional. Saat ini, sebanyak 487 kloter yang melingkupi 188.259 jemaah dan 1.984 petugas tercatat sudah berada di Kota Makkah.
Secara total, pergerakan gelombang pertama dan kedua yang mendarat di Arab Saudi telah mencapai 498 kloter dengan total 192.185 jemaah. Jumlah ini juga ditambah dengan kedatangan 14.513 jemaah haji khusus.
Menutup keterangannya, Kemenhaj mengingatkan seluruh jemaah bahwa fase puncak haji yang menguras fisik sudah di depan mata. Jemaah diminta untuk mulai mengerem aktivitas ibadah sunnah yang berlebihan demi menjaga stamina.
“Jangan sungkan meminta bantuan kepada petugas. Petugas haji Indonesia hadir untuk mendampingi, melayani, dan melindungi jemaah selama menjalankan ibadah di Tanah Suci,” pungkas Ichsan.
(ikh/detik)



Tinggalkan Balasan