MUNA,  – Para petani sayuran di Kelurahan Wapunto, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, selama ini menghadapi persoalan tingginya biaya produksi akibat ketergantungan pada pupuk anorganik dan pestisida sintetik. Menanggapi kondisi ini, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dari Fakultas Pertanian (FP) Universitas Halu Oleo (UHO) hadir memberikan solusi melalui pelatihan pembuatan pupuk organik cair (POC) dengan memanfaatkan limbah pertanian.

Kegiatan pemberdayaan ini bertujuan mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada petani, khususnya Kelompok Wanita Tani (KWT), agar mampu mandiri dalam memproduksi pupuk berkualitas baik dan ramah lingkungan.

Ketua Tim PKM, Prof. Dr. Ir. Teguh Wijayanto, M.Sc, menjelaskan bahwa survei awal timnya menunjukkan rendahnya popularitas penggunaan pupuk organik di Wapunto disebabkan oleh minimnya pengetahuan petani tentang pentingnya POC serta keterbatasan keterampilan dalam mengolah limbah pertanian.

... ...

“Tujuan utama kami adalah transfer pengetahuan dan keterampilan pembuatan pupuk organik cair, dengan memanfaatkan sumber daya alam berupa limbah pertanian, limbah sisa rumah tangga, dan/atau limbah pasar yang banyak tersedia di lingkungan masyarakat,” ujar Prof. Teguh, yang juga menjabat Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kerjasama FP UHO.

Menurut Prof. Teguh, POC yang dihasilkan tidak hanya dapat menekan biaya operasional petani, tetapi juga memiliki manfaat krusial dalam memperbaiki kondisi tanah marginal di Wapunto. Perbaikan kondisi tanah ini diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas tanaman sayuran, yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan petani.

Kegiatan PKM Internal yang didanai dari DIPA Fakultas Pertanian UHO TA 2025 ini dilaksanakan pada 09 November 2025 di Balai Kelurahan Wapunto dan dihadiri sekitar 13 peserta, utamanya anggota KWT dan aparat kelurahan.

Tim PKM yang beranggotakan Prof. Dr. Ir. Andi Khaeruni R., M.Sc., Prof. Dr. Sri Wahyuni, M.Si., Prof Dr. Ir. Muhidin, M.Si, dan Agustono Slamet, S.P., M.P., bermitra langsung dengan masyarakat setempat.

Anggota tim, Agustono Slamet, S.P., M.P., dibantu mahasiswa Diki Kurniawan, memimpin langsung demonstrasi pembuatan POC. Bahan utama yang digunakan adalah limbah pertanian/rumah tangga seperti sisa potongan sayuran, kulit buah, dan daun-daun kering. Bahan-bahan ini dicampur dengan air sisa cucian beras, gula merah, dan EM-4, kemudian diolah melalui proses fermentasi tertutup selama kurang lebih 12 hari hingga siap digunakan.

Selain pelatihan POC, peserta juga menerima materi tambahan, di antaranya pembuatan pestisida nabati dari akar bambu yang disampaikan oleh Prof. Andi Khaeruni, dan pentingnya pemanfaatan sumber daya/kearifan lokal dalam budidaya tanaman oleh Prof. Muhidin.

Antusiasme peserta sangat tinggi. “Masyarakat beserta aparat desa yang ikut dalam kegiatan ini sangat antusias dan secara serius mengikuti setiap tahapan kegiatan. Kami sangat berharap petani, khususnya kelompok wanita tani, mampu memproduksi pupuk cair yang bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Ketua Kelompok Wanita Tani Kelurahan Wapunto.

Prof. Teguh berharap kegiatan ini akan terus berlanjut. Tim FP-UHO berkomitmen melakukan pendampingan secara berkala agar produk pertanian di Wapunto menjadi sehat, aman dikonsumsi karena bebas bahan kimia, dan siap dipasarkan, sehingga kesejahteraan petani dapat terangkat. (Red)

📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Gubernur Sulawesi Tenggara?

Provinsi Sulawesi Tenggara — Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 25 responden
Sangat puas40%
10 suara
Puas8%
2 suara
Cukup puas8%
2 suara
Kurang puas8%
2 suara
Tidak puas36%
9 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Wali kota Kendari

Kota Kendari — dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 5 responden
Sangat puas80%
4 suara
Puas0%
0 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas0%
0 suara
Tidak puas20%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Konawe?

Kabupaten Konawe — Yusran Akbar
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 2 responden
Sangat puas50%
1 suara
Puas0%
0 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas0%
0 suara
Tidak puas50%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Muna Barat?

Kabupaten Muna Barat — La Ode Darwin
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 27 responden
Sangat puas85.2%
23 suara
Puas7.4%
2 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas0%
0 suara
Tidak puas7.4%
2 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Kolaka ?

Kabupaten Kolaka — H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 1 responden
Sangat puas0%
0 suara
Puas0%
0 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas0%
0 suara
Tidak puas100%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
12 / 100 Skor SEO

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini