KENDARI – Perayaan Dies Natalis ke-45 Universitas Halu Oleo (UHO) berlangsung semarak. Ribuan peserta mengikuti UHO Fun Run dan Fun Walk yang digelar di lingkungan Kampus UHO, Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (23/8/2026).
Namun, di balik kemeriahan kegiatan olahraga tersebut, ada pesan akademik yang ikut mengemuka. Alumni Program Doktor Ilmu Manajemen UHO mempersembahkan sebuah karya buku berjudul “Dari Kampus untuk Negeri: Peran Alumni Doktor UHO Membangun SDM Unggul dan Ekonomi Berdaya Saing.”
Buku tersebut ditulis Dr. Sofyan, SE., MM dan Dr. H. Abdul Hakim, SE., M.S. Penyerahan karya itu menjadi bagian dari kontribusi alumni dalam memperkuat tradisi akademik sekaligus menunjukkan bahwa perjalanan pendidikan di kampus dapat dilanjutkan melalui karya dan pengabdian.
Kegiatan Dies Natalis tahun ini mengusung tema “45 Tahun UHO Berkarya, Unggul, Inovatif, dan Berdampak bagi Negeri.”
Fun Run dan Fun Walk menempuh jarak 4,5 kilometer, sebagai simbol usia UHO yang memasuki 45 tahun.
Peserta tidak hanya berasal dari kalangan civitas akademika UHO, tetapi juga masyarakat umum. Khusus Fun Run, jumlah peserta disebut mencapai lebih dari 1.000 orang.
Kehadiran mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, alumni, masyarakat umum hingga perwakilan berbagai fakultas membuat suasana kegiatan semakin meriah.
Wakil Rektor I UHO, Prof. Dr. La Ode Santiaji Bande, S.P., M.P., mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti kegiatan tersebut.
Mewakili Pelaksana Tugas (Plt) Rektor UHO, Prof. Santiaji mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi dan kebersamaan antara keluarga besar UHO dengan masyarakat.
“Kita sering mendengar, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Melalui kegiatan yang penuh kegembiraan ini, UHO Fun Run dan Pawai Antarfakultas dapat menumbuhkan semangat positif tersebut,” ujar Prof. Santiaji.
Menurut dia, tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa kegiatan Dies Natalis mampu menghadirkan suasana kebersamaan yang positif.
“Saya sangat mengapresiasi antusiasme yang sangat luar biasa dari seluruh peserta Fun Run dan Fun Walk. Mereka bisa menikmati suasana kampus dengan hal yang menyenangkan,” katanya.
Prof. Santiaji juga mengapresiasi peserta yang dinilai mampu menjaga ketertiban dan kebersihan selama kegiatan berlangsung.
Hal tersebut, kata dia, sejalan dengan semangat UHO Bisa, yakni Bersih, Indah, Sejuk dan Aman.
Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, Alumni Program Doktor Ilmu Manajemen UHO menghadirkan karya yang memiliki pesan berbeda.
Buku berjudul “Dari Kampus untuk Negeri: Peran Alumni Doktor UHO Membangun SDM Unggul dan Ekonomi Berdaya Saing” ditulis oleh Dr. Sofyan, SE., MM dan Dr. H. Abdul Hakim, SE., M.S.
Karya tersebut mengangkat gagasan mengenai peran alumni Doktor UHO dalam membangun sumber daya manusia yang unggul sekaligus mendorong ekonomi yang berdaya saing.
Penyerahan buku dilakukan dalam suasana perayaan Dies Natalis UHO ke-45 dan mempertemukan alumni dengan civitas akademika.
Kehadiran buku tersebut sekaligus menjadi simbol bahwa kontribusi alumni terhadap almamater tidak berhenti setelah menyelesaikan pendidikan.
Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama berada di lingkungan akademik diharapkan dapat diterjemahkan menjadi karya, gagasan dan pengabdian yang memberikan manfaat lebih luas.
Pesan tersebut tergambar jelas pada bagian sampul buku.
“Ilmu yang tumbuh di kampus akan bermakna ketika berjalan bersama pengalaman, integritas, dan kepedulian. Dari kampus untuk negeri, dari ilmu menuju dampak.”
Buku itu juga membawa semangat “Mengabdi dengan ilmu, berinovasi untuk bangsa, membangun masa depan Indonesia Emas 2045.”
Dengan demikian, buku tersebut tidak hanya berbicara mengenai perjalanan akademik alumni, tetapi juga menempatkan ilmu sebagai modal untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat dan pembangunan bangsa.
Ketua Panitia Dies Natalis UHO ke-45, Dr. H. Herman, S.H., LL.M., mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini dirancang tidak hanya sebagai perayaan ulang tahun universitas.
Menurut Herman, tema “Unggul, Inovatif, dan Berdampak bagi Negeri” menjadi spirit bagi civitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Dies Natalis ini tidak hanya menjadi peringatan seremonial, tetapi juga momentum bagi seluruh keluarga besar UHO untuk merefleksikan perjalanan, mengevaluasi capaian, dan memperkuat komitmen bersama,” ujarnya.
Selain Fun Run dan Fun Walk, rangkaian Dies Natalis UHO ke-45 juga diisi berbagai kegiatan olahraga, seni dan sosial.
Sejumlah kegiatan yang digelar antara lain turnamen catur, domino, sepak bola, bulu tangkis, tenis meja, karaoke dan menyanyi.
Panitia juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta dan keluarga besar UHO.
Herman mengajak peserta memanfaatkan layanan kesehatan maupun berbagai layanan yang disediakan mitra UHO selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Kehadiran buku “Dari Kampus untuk Negeri” menjadi salah satu bagian yang memperkuat pesan Dies Natalis UHO ke-45.
Jika Fun Run dan Fun Walk menjadi ruang membangun kebersamaan melalui aktivitas fisik, karya alumni menjadi bentuk kontribusi melalui gagasan dan pengetahuan.
Semangat tersebut sejalan dengan tema Dies Natalis UHO yang menempatkan unsur berkarya, unggul, inovatif dan berdampak sebagai bagian penting dari perjalanan universitas.
Selain buku, talenta UHO juga mendapat ruang melalui persembahan seni dan musik. Salah satu talenta yang tampil dipersiapkan untuk mewakili Sulawesi Tenggara dalam ajang tingkat nasional.
Salah satu peserta Fun Run, Safril, menilai kegiatan tersebut memberikan ruang positif bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus berinteraksi dengan keluarga besar UHO.
“Event ini sangat bagus, bisa menjadi wadah kita untuk meningkatkan semangat berolahraga. Semoga ada kegiatan seperti ini berikutnya,” ujar Safril.
Sementara itu, Rizal, salah satu pihak eksternal yang terlibat dalam penyelenggaraan Fun Run, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama antara Rektorat UHO dan komunitas RIOT Kendari.
“Kalau untuk penyelenggaraan Fun Run sendiri diikuti lebih dari seribu orang. Kami dari komunitas RIOT Kendari bekerja sama dengan pihak Rektorat Universitas Halu Oleo dalam penyelenggaraan kegiatan Fun Run,” jelas Rizal.
Menurut Herman, seluruh rangkaian Dies Natalis UHO ke-45 tidak mungkin terlaksana tanpa dukungan berbagai pihak.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pimpinan UHO, fakultas dan lembaga, panitia, civitas akademika, alumni, sponsor, mitra serta seluruh pihak yang memberikan dukungan.
Herman juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan rangkaian kegiatan.
Ia berharap Dies Natalis ke-45 menjadi momentum untuk memperkuat rasa memiliki terhadap UHO.
“Marilah kita jadikan Dies Natalis ini sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan, meningkatkan semangat pengabdian, memperkokoh budaya akademik, serta membangun komitmen bersama untuk menjadikan UHO semakin maju, unggul, berdaya saing, dan memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pungkasnya.
SEO: Buku Alumni UHO, Doktor UHO, Dies Natalis UHO




Tinggalkan Balasan