WASHINGTON, – Pemerintahan Donald Trump kembali memperketat kebijakan imigrasi, kali ini dengan menyoroti kondisi kesehatan dan kemampuan finansial para pemohon visa. Berdasarkan arahan baru Departemen Luar Negeri, warga negara asing dengan obesitas dan sejumlah penyakit kronis berpotensi besar ditolak masuk ke Amerika Serikat.
Arahan yang dikutip dari laman The Sun, Minggu (15/11/2025), ini menunjukkan fokus Pemerintahan Trump pada prinsip kemandirian finansial pemohon visa, terutama yang berisiko membebani sistem kesehatan publik AS.
Dalam pedoman yang diperoleh KFF Health News, pejabat konsuler diinstruksikan untuk mempertimbangkan secara ketat kesehatan dan kemampuan finansial pemohon saat menilai kelayakan visa.
Obesitas menjadi salah satu kondisi yang secara spesifik dapat memicu penolakan. Kondisi ini disorot bersama dengan penyakit kronis lain, termasuk sleep apnea, tekanan darah tinggi, asma, hingga penyakit yang membutuhkan perawatan jangka panjang seperti kanker, diabetes, dan gangguan neurologis.
Arahan tersebut menekankan bahwa kondisi medis tertentu dapat membutuhkan biaya perawatan yang sangat besar, mencapai “ratusan ribu dolar” sepanjang hidup seseorang. Oleh karena itu, pemohon visa diwajibkan untuk mampu membuktikan bahwa mereka dapat menanggung seluruh biaya kesehatan tanpa mengandalkan bantuan publik atau perawatan jangka panjang yang dibiayai oleh pemerintah AS.



Tinggalkan Balasan