KOLAKA, Perdetiknews.com – Gelombang masuk Tenaga Kerja Asing (TKA) di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, kini menjadi sorotan tajam. Hingga Desember 2025, jumlah TKA di kawasan industri Pomalaa melonjak melonjak drastis hingga menyentuh angka 3.500 orang.

Fakta mengejutkan ini terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Kabupaten Kolaka yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III, Israfil, Selasa (20/1/2026).

Dalam forum tersebut, Komisi III mencecar manajemen PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) untuk membuka data riil jumlah tenaga kerja asing, termasuk yang bekerja di bawah kontraktor dan mitra perusahaan.

... ...

General Manager PT IPIP, Saefuddin Muslimin, akhirnya mengakui bahwa jumlah TKA jauh lebih besar dari angka yang selama ini beredar di publik. “Kalau di IPIP dan KNI saja jumlahnya 929 orang. Tapi kalau digabung dengan kontraktor dan mitra-mitranya, pendataan sementara kami itu sekitar 3.500-an,” ungkap Saefuddin menanggapi tekanan pimpinan Komisi III.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kolaka, Saritomo, memaparkan data resmi pemerintah yang hampir senada. Berdasarkan catatan Disnakertrans, total TKA di lingkup PT IPIP dan mitranya mencapai 3.330 orang.

Berikut rincian persebaran TKA tersebut:

  • PT Kolaka Nikel Indonesia (KNI): 1.036 orang

  • PT Huaxing Nikel Indonesia: 935 orang

  • PT IPIP: 660 orang

  • PT Hijau Bangun Bersama (HBB): 558 orang

  • PT IPIP Pelabuhan Kolaka (IPK): 141 orang

Lonjakan ini dinilai tidak wajar. Pasalnya, per Oktober 2025, jumlah TKA di lokasi yang sama tercatat hanya 1.581 orang. Artinya, hanya dalam kurun waktu dua bulan, terjadi penambahan lebih dari 1.700 tenaga kerja asing.

Peningkatan drastis ini memicu kekhawatiran mendalam di DPRD Kolaka. Komisi III menilai pengawasan terhadap TKA masih lemah dan berpotensi menggerus kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di daerah lingkar industri.

Pihak DPRD Kolaka menegaskan akan terus mengawali persoalan ini agar keberadaan investasi industri di Pomalaa benar-benar memberikan manfaat nyata bagi penyerapan tenaga kerja daerah, bukan justru didominasi oleh pekerja asing. (perdetik)

Polling Lainnya di Sulawesi Tenggara
Lihat Semua Polling →
Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
10 / 100 Skor SEO