KENDARI — Bank Sultra mencatatkan penyaluran kredit produktif yang hampir menyentuh Rp1,4 triliun hingga 31 Juli 2026. Angka tersebut berasal dari outstanding kredit UMKM dan Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang menjadi bagian dari komitmen bank pembangunan daerah itu dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Sulawesi Tenggara.

Data per 31 Juli 2026 menunjukkan Outstanding Kredit UMKM Bank Sultra mencapai Rp1.039.238.169.475, sedangkan Outstanding Kredit KUR tercatat Rp352.543.439.206.

Di sisi lain, Bank Sultra juga memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian melalui pembiayaan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan).

Hingga 31 Juli 2026, pembiayaan Alsintan yang disalurkan Bank Sultra melalui kerja sama dengan mitra penyedia mencapai Rp24.801.805.996, dengan total 51 debitur.

Bank Sultra tidak hanya mengandalkan pembiayaan sebagai strategi pengembangan UMKM. Pendampingan dan pembinaan pelaku usaha juga menjadi bagian dari program untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing UMKM di Sulawesi Tenggara.

Program tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan berbagai instansi pembina.

Pendampingan diarahkan pada peningkatan kapasitas manajerial, literasi keuangan hingga penguatan daya saing produk agar pelaku UMKM mampu berkembang dan naik kelas.

Langkah ini sekaligus menjadi strategi Bank Sultra untuk memastikan akses pembiayaan dapat memberikan dampak yang lebih luas terhadap perekonomian masyarakat.

Untuk mempercepat penyaluran kredit, Bank Sultra juga melakukan transformasi internal melalui penguatan struktur organisasi.

Jika sebelumnya pengelolaan kredit hanya ditangani satu Divisi Perkreditan, kini struktur tersebut dimekarkan menjadi tiga divisi utama.

Ketiganya yakni Divisi Kredit Konsumtif dan Mikro, Divisi Kredit Menengah Komersial Korporasi & Hubungan Kelembagaan, serta Divisi Operasional Kredit.

Penguatan struktur tersebut ditujukan agar penyaluran kredit menjadi lebih fokus, terukur, dan mampu menjangkau berbagai sektor perekonomian.

Direktur Utama Bank Sultra Andri Permana Diputra Abubakar mengatakan capaian penyaluran kredit tersebut merupakan bagian dari visi perusahaan untuk memperkuat peran Bank Sultra sebagai penggerak ekonomi daerah.

“Kami tidak hanya sekadar hadir sebagai lembaga perbankan, melainkan kami berambisi penuh untuk menjadi motor penggerak utama perekonomian di Sulawesi Tenggara.”

Menurut Andri, dukungan pembiayaan tidak hanya diarahkan kepada pelaku UMKM, tetapi juga sektor pertanian melalui pembiayaan Alsintan yang menjangkau berbagai wilayah.

Ia menegaskan Bank Sultra ingin memastikan potensi ekonomi masyarakat, mulai dari pelaku usaha hingga petani, memperoleh kesempatan untuk tumbuh dan meningkatkan daya saing.

Dukungan Bank Sultra terhadap sektor pertanian diwujudkan melalui pembiayaan modernisasi alat dan mesin pertanian.

Hingga Juli 2026, pembiayaan Alsintan telah direalisasikan di delapan kabupaten/wilayah dengan total outstanding Rp24,8 miliar dan 51 debitur.

Capaian tersebut memperlihatkan bahwa strategi Bank Sultra tidak hanya berorientasi pada pembiayaan modal usaha, tetapi juga menyasar penguatan sektor produktif dan ketahanan pangan daerah.

Dengan akumulasi outstanding kredit UMKM dan KUR yang mendekati Rp1,4 triliun, Bank Sultra menegaskan posisinya sebagai lembaga keuangan daerah yang ingin mengambil peran lebih besar dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan di Sulawesi Tenggara.

Editor: Ikhsan

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →