JAKARTA, – Prestasi Tadisangka Group Property semakin menegaskan kiprahnya di industri properti nasional. Proyek Alexandria City Makassar berhasil meraih penghargaan “Affordable Housing Project with The Best Quality of Building in Greater Makassar” dalam ajang Indonesia Property & Bank Award (IPBA) XX-2026.

Penghargaan tersebut diberikan dalam malam penganugerahan IPBA XX-2026 di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Jumat (28/8/2026). Ajang yang diselenggarakan Journalist Media Network (JMN) itu mengusung tema “Karpet Merah Presiden Prabowo, Saatnya Rakyat Punya Rumah.”

Di balik capaian Alexandria City Makassar, terdapat sosok Owner PT Tadisangka Group, H. Saharuddin Ashar, yang membawa kiprah Tadisangka Group Property hingga ke panggung industri properti nasional. Saharuddin Ashar juga dikenal sebagai Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERNAS) Jaya Sulawesi Tenggara.

Alexandria City Makassar mendapat apresiasi dalam kategori hunian terjangkau dengan kualitas bangunan terbaik di wilayah Greater Makassar. Penghargaan ini menempatkan proyek tersebut dalam ekosistem penghargaan nasional yang juga diikuti sejumlah pengembang besar.

Sejumlah nama besar yang berada dalam ekosistem penghargaan tersebut antara lain Sinar Mas Land, PT Metropolitan Land Tbk, PT Agung Podomoro Land Tbk, Paramount Land dan Waskita Realty, dengan berbagai proyek seperti BSD City, Paramount Petals, Gardens at Candi Sawangan, Parkland Podomoro Karawang, Vasaka Bali, Podomoro Park Bandung, Bukit Podomoro Jakarta hingga Carstensz Residence.

Khusus kategori rumah terjangkau, Alexandria City juga bersaing dalam ekosistem proyek affordable housing bersama sejumlah proyek dari berbagai daerah di Indonesia.

Malam penganugerahan IPBA XX-2026 turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, perwakilan BP Tapera, asosiasi properti, pengembang, perbankan, lembaga pembiayaan serta pelaku industri terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Maruarar mengungkapkan skema apresiasi yang akan diberikan pada penyelenggaraan IPBA berikutnya. Ia menyiapkan delapan unit rumah subsidi sebagai hadiah bagi pengembang rumah subsidi terbaik pada IPBA XXI-2027.

Menariknya, rumah subsidi tersebut diarahkan untuk diberikan kepada karyawan pengembang, bukan pemilik ataupun jajaran direksi perusahaan.

“Hadiah tersebut harus diberikan kepada karyawan masing-masing pengembang sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi dan kerja mereka di lapangan,” ujar Maruarar.

Pada IPBA XX-2026, bentuk apresiasi yang diberikan juga mencakup 60 tiket umrah. Penerimanya berasal dari sejumlah kalangan dalam ekosistem perumahan, termasuk pengembang, karyawan perusahaan, marbot masjid hingga jurnalis.

Maruarar menegaskan penghargaan kepada pekerja pengembang rumah subsidi merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menyediakan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Ia juga mengingatkan pengembang agar tidak mengabaikan kualitas dan kepastian pembangunan rumah yang ditawarkan kepada masyarakat.

“Harus menjaga komitmen. Jangan sekadar menerima uang, menjual produk, tapi rumahnya tidak jelas. Kasihan masyarakat nantinya,” kata Maruarar.

CEO Journalist Media Network sekaligus Presiden Asosiasi Real Estate dan Ekosistem Properti (AREA) Indonesia, Indra Utama, mengatakan IPBA telah memasuki penyelenggaraan ke-20.

Menurut Indra, sektor perumahan memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi sekaligus kebutuhan masyarakat terhadap hunian.

“Sektor perumahan bukan sekadar bisnis, ada pertumbuhan ekonomi dan harapan masyarakat dari hunian yang dibangun,” ujar Indra.

Ia mengatakan AREA Indonesia berupaya mempertemukan pengembang, industri dan media dalam membangun ekosistem perumahan yang semakin kuat.

Dalam proses penilaian IPBA XX-2026, tim juri didukung sejumlah pakar yang dipimpin Prof Roy Sembel. BP Tapera juga turut memberikan dukungan dalam proses penilaian sebagai regulator sektor perumahan.

Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof Reda Manthovani turut hadir dalam malam penghargaan tersebut. Ia memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan IPBA XX-2026.

Menurut Reda, tema yang diangkat menggambarkan perhatian terhadap kebutuhan masyarakat untuk memperoleh hunian yang layak.

“Selamat kepada seluruh pemenang dan penerima penghargaan. Semoga apresiasi ini menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan kemajuan industri properti Indonesia,” ujar Reda.

Pemberian 60 tiket umrah menjadi salah satu rangkaian apresiasi IPBA XX-2026. Sementara rencana pemberian delapan unit rumah subsidi pada IPBA XXI-2027 menjadi bentuk apresiasi lanjutan bagi pekerja di sektor perumahan.

Indra mengatakan IPBA juga diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kolaborasi antara sektor properti dan perbankan.

“IPBA juga menjadi ajang pemberian apresiasi sekaligus motivasi untuk membangun kolaborasi yang semakin erat antara pelaku usaha di sektor industri properti dan perbankan,” katanya.

Bagi Tadisangka Group Property, penghargaan yang diraih Alexandria City Makassar menjadi capaian penting karena membawa proyek hunian terjangkau dari Makassar ke panggung penghargaan properti tingkat nasional.

Editor: San

64 / 100 Skor SEO