Kendari – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali menunjukkan sisi humanisnya di bulan suci. Korps baju putih-hitam ini menggelar aksi sosial dengan membagikan paket takjil gratis kepada para pengguna jalan, Jumat (13/3/2026) sore.
Aksi bagi-bagi takjil ini dipusatkan di jalur poros depan Rumah Jabatan (Rujab) Kapolda Sultra di Kota Kendari. Pengendara roda dua maupun roda empat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa langsung diserbu senyuman ramah para personel kepolisian.
Kegiatan sosial ini dipimpin langsung oleh Panit 1 Unit 1 Subdit 2 Ditreskrimum Polda Sultra, Ipda Muh Iqbal. Dengan penuh semangat, para personel membagikan satu per satu paket kudapan berbuka kepada warga yang terjebak macet sore.
Aksi cepat tanggap ini pun disambut antusias dan raut sumringah oleh masyarakat. Banyak pengendara, terutama pekerja lapangan dan sopir angkutan, yang merasa sangat terbantu karena mereka masih berada di perjalanan saat azan magrib berkumandang.
Sudah Empat Kali Digelar Selama Ramadan
Ipda Muh Iqbal menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian nyata serta upaya mempererat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang penuh berkah.
“Melalui kegiatan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat, khususnya para pengendara yang masih berada di jalan saat menjelang berbuka puasa,” ujar Ipda Muh Iqbal di sela-sela pembagian takjil.
Iqbal menambahkan, aksi turun ke jalan ini bukan merupakan pemandangan yang pertama kali. Sepanjang bulan Ramadan tahun ini, Ditreskrimum Polda Sultra tercatat sudah melangsungkan kegiatan serupa sebanyak empat kali di titik keramaian yang berbeda.

Sisi Kemanusiaan di Samping Penegakan Hukum
Agenda rutin ini menjadi bagian dari komitmen besar Ditreskrimum Polda Sultra untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat jelang Lebaran 2026.
Polda Sultra ingin menegaskan bahwa eksistensi fungsi reserse kriminal tidak hanya melulu soal mengejar pelaku kejahatan dan penegakan hukum yang kaku, melainkan juga aktif melalui aksi-aksi kemanusiaan yang memberikan dampak langsung bagi warga.
Melalui konsistensi gerakan berbagi takjil ini, diharapkan rajutan kebersamaan antara kepolisian dan masyarakat di Bumi Anoa semakin kuat, sehingga situasi kamtibmas di jalan raya tetap terjaga kondusif.
(ikh/detik)



Tinggalkan Balasan