Konawe – Niat hati menyelesaikan perselisihan antarwarga secara kekeluargaan, bhabinkamtibmas dan anggota Polsek Soropia justru menjadi korban penyerangan menggunakan senjata tajam jenis badik oleh seorang pria berinisial GR di Desa Atowatu, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (22/7/2026) sekira pukul 21.00 Wita.
Kasat Reskrim Polresta Kendari, Kompol Welliwanto Malau, membenarkan insiden tersebut terhadap Bhabinkamtibmas Desa Atowatu, Aiptu Zainal dan Kanit Patroli Polsek Soropia, Aiptu Agus Saputra saat bertugas.
“Benar, terjadi tindak pidana penganiayaan dan penyerangan terhadap petugas kami saat sedang melakukan proses mediasi terkait dugaan pencemaran nama baik di Desa Atowatu,” kata Kompol Welliwanto Malau, Kamis (23/7).
Kompol Welliwanto menjelaskan, peristiwa bermula dari kasus kehilangan dompet berisi uang tunai Rp1 juta milik warga berinisial M (50) pada Rabu (16/7). M kemudian melaporkan hal itu kepada seorang pria berinisial A (43), yang merupakan anggota organisasi masyarakat (ormas).
A kemudian menginterogasi warga bernama Arjun yang dituduh sebagai pelaku pencurian. Tak terima dituduh tanpa bukti, Arjun mengadukan kasus pencemaran nama baik tersebut kepada Kepala Desa Atowatu, Ulfa untuk dimediasi.



Tinggalkan Balasan