KENDARI – Menanggapi pemberitaan salah satu media online terkait ketimpangan Upah Minimum Regional (UMR), terbatasnya lowongan kerja, hingga tingginya biaya hidup di Kota Kendari, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Kendari, Dr. Farida Agustina Muhcsin, angkat bicara.

Farida memberikan klarifikasi resmi guna meluruskan mekanisme penetapan Upah Minimum Kota (UMK) yang dinilai masyarakat tidak sebanding dengan kondisi ekonomi daerah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak menetapkan besaran upah secara sepihak.

“Penetapan UMK tidak dilakukan secara sepihak oleh pemerintah daerah, melainkan melalui mekanisme yang telah diatur dalam regulasi ketenagakerjaan nasional,” tegas Farida, Jumat (27/2/2026).

Farida membeberkan sejumlah landasan hukum yang digunakan, mulai dari UU No. 13 Tahun 2003, UU No. 6 Tahun 2023, hingga PP No. 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan. Ia menjelaskan bahwa formula penetapan upah berasal dari pemerintah pusat dengan mempertimbangkan indikator makroekonomi seperti inflasi dan pertumbuhan ekonomi.

Di tingkat lokal, Farida menyebut peran Dewan Pengupahan Kota sangat krusial. Unsur pemerintah, pengusaha, serikat pekerja, hingga akademisi dilibatkan untuk melakukan kajian mendalam berdasarkan data statistik terkini.

“Dewan ini melakukan kajian mendalam terhadap kondisi ekonomi daerah, termasuk dinamika ketenagakerjaan di Kota Kendari. Semuanya menjadi pedoman agar keputusan yang diambil adil bagi semua pihak,” pungkasnya. (red)

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
16 / 100 Skor SEO