Ia juga berharap agar DLHK di bawah kepemimpinan Paminuddin dapat memperbaiki kinerja instansi tersebut. “DLHK tetap punya peran strategis, tapi harus dibarengi dengan sinergi lintas sektor, terutama dengan kelurahan dan RT,” katanya.
Irmawati juga mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi Kota Kendari yang saat ini jauh dari kesan bersih, mengingat kota ini pernah meraih penghargaan Adipura beberapa tahun berturut-turut.
“Dulu, kita bangga menyebut Kendari sebagai kota bersih. Tapi sekarang, di mana-mana sampah menumpuk. Ini harus menjadi perhatian kita bersama, karena kota yang bersih akan membuat masyarakat lebih nyaman, bahkan wisatawan pun akan betah,” ujarnya.
Irmawati menegaskan pentingnya langkah bersama untuk mengembalikan kebersihan Kota Kendari seperti dahulu kala. “Saya optimis, dengan sinergi yang baik antara pemerintah kota, DPRD, dan masyarakat, kita bisa membawa Kendari kembali menjadi kota yang bersih dan nyaman,” pungkasnya.
Parinringi, bersama dengan tim UPTD teknis terkait, telah memulai langkah nyata dengan menyisir sejumlah titik sampah di sudut kota, bahkan di hari libur. Irmawati berharap langkah ini dapat menjadi momentum untuk memperbaiki sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh.
“Langkah Pj Wali Kota sudah berada di jalur yang benar. Kita semua harus mendukung, karena kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” kata Irmawati.
Dengan pendekatan yang lebih terarah, Kota Kendari diharapkan mampu keluar dari krisis sampah dan kembali meraih prestasi sebagai kota bersih di masa depan. (red)



Tinggalkan Balasan