Kendari – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) melarang keras seluruh sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB di wilayahnya untuk memungut sumbangan atau pungutan dalam bentuk apa pun kepada calon murid baru maupun orang tua/wali selama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026.

Ketegasan ini diambil untuk menjamin proses penerimaan siswa baru berjalan transparan, jujur, dan tidak membebani masyarakat.

​Instruksi tersebut secara resmi tertuang dalam surat edaran nomor B/6488/421/VI/2026 yang ditandatangani oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sultra, Prof. Dr. Aris, S.Pd., M.Hum.

Langkah ini didasarkan pada implementasi Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 serta Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor 100.3.3.1/103 Tahun 2026 mengenai petunjuk teknis SPMB di bumi Anoa.