“Tujuan utamanya adalah mengevaluasi kompetensi dan potensi setiap peserta untuk mengukur kesesuaian mereka dengan kebutuhan organisasi,” jelas Mawardi, Kamis (23/10/2025).
Ia menambahkan, proses ini merupakan sarana strategis untuk menemukan pemimpin yang memiliki kapasitas, integritas, dan jiwa kepemimpinan yang kuat.
Mawardi menegaskan, hasil asesmen akan digunakan sebagai dasar penting dalam manajemen talenta, rekrutmen, promosi, serta penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kolaka Utara.
Baca Juga:
- Pemadaman Listrik 7–8 Jam Bikin Warga Kendari Resah, Didit Hariadi Buka Posko Pengaduan dan Desak PLN Sulselrabar
- Perkuat Koperasi Merah Putih, Dinas Koperasi Sultra Siapkan 1.035 Bendahara Ikuti Pelatihan dan Sertifikasi
- Rusmin Abdul Gani Dorong Penertiban Satgas PKH Berjalan Seiring Perlindungan Ekonomi Masyarakat Sultra
“Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan Kolaka Utara memiliki pejabat yang kompeten dan berdaya saing tinggi dalam menghadapi tantangan birokrasi modern,” tutupnya. (red)



Tinggalkan Balasan