Kendari – Seorang pengemudi mobil berinisial ME (49) mengaku mengalami aksi intimidasi yang diduga dilakukan seorang pengendara motor di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Insiden itu terjadi saat ME hendak memutar balik kendaraan di Jalan M.T. Haryono, Kelurahan Bende, Kecamatan Kadia atau tepatnya di depan Kantor Bank BCA Wuawua pada Sabtu (1/8/2026) sekitar pukul 21.35 Wita.
ME menuturkan, saat itu dirinya mengendarai mobil dari arah Pasar Baru menuju Jalan Beringin. Ketika hendak berputar arah di depan Kantor Bank BCA Wuawua, ia melihat sebuah sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Toko Mega Matahari.
“Saya mengendarai mobil dari arah Pasar Baru tujuan Jalan Beringin dan memutar balik di depan BCA Wuawua. Saat belok, saya melihat motor dari arah Toko Mega Matahari dalam keadaan ngebut. Otomatis saya berhenti,” ujar ME saat dikonfirmasi Kendariinfo, Sabtu (1/8).
Meski mobilnya sudah berhenti, ME mengaku pengendara motor tersebut nyaris menabrak kendaraannya. Setelah itu, pelaku disebut menendang mobil dan menghentikan motornya sebelum menghampiri ME.
“Dia hampir menabrak mobil saya, lalu menendang mobil. Setelah itu dia datang sambil menunjuk-nunjuk, menyuruh saya turun dan memaksa membuka pintu mobil,” katanya.
Ia mengatakan, pelaku juga beberapa kali memukul kaca jendela mobilnya hingga membuatnya ketakutan. Saat kejadian, arus lalu lintas mulai ramai karena mobilnya berada di tengah jalan.
“Dia tiga kali memukul kaca jendela mobil saya. Karena jalan mulai ramai dan terjadi kemacetan, saya langsung meninggalkan lokasi kejadian,” ungkapnya.
ME menilai tindakan tersebut merupakan bentuk premanisme di jalan raya. Menurutnya, pelaku justru mengamuk padahal dirinya yang hampir menjadi korban tabrakan.

“Dia yang hampir menabrak mobil saya, tapi malah dia yang mengamuk dan memukul kaca jendela mobil saya,” ucap ME.
sumber: kendari.info


Tinggalkan Balasan