KENDARI – Sampah, yang selama ini kerap menjadi momok dan masalah pelik perkotaan, kini justru menjadi “primadona” di mata Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).
Bahkan, Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka (ASR) berkelakar, di era kepemimpinannya, “Kalau tidak ada sampahnya (maka) jadi masalah!”
Pernyataan unik namun serius ini dilontarkan Gubernur ASR saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD Sultra 2025-2029 dan ekspose 100 hari kerjanya di Hotel Azizah Syariah, Kota Kendari, Selasa, 10 Juni 2025.
Lelucon ini menggarisbawahi pentingnya pengelolaan sampah yang efektif, terutama setelah Pemprov Sultra berhasil mendapatkan satu unit pengelolaan sampah modern dari pemerintah pusat.
Unit pengelolaan sampah canggih ini, menurut ASR, akan ditempatkan di Kota Kendari.



Tinggalkan Balasan