BANGKOK – Thailand mengumumkan kematian pertama akibat penyakit antraks pada Kamis (2/5), menyusul terkonfirmasinya dua kasus infeksi dan ratusan orang lainnya yang diduga kuat terpapar bakteri mematikan tersebut.

Seorang pria berusia 53 tahun di Provinsi Mukdahan, wilayah timur laut Thailand yang berbatasan langsung dengan Laos, dilaporkan meninggal dunia pada Rabu (30/4) setelah terinfeksi antraks.

Pemerintah Thailand melalui keterangan resminya menyatakan bahwa satu kasus tambahan telah terkonfirmasi di provinsi yang sama. Selain itu, tiga kasus lain saat ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.

... ...

Otoritas kesehatan setempat mengidentifikasi setidaknya 638 orang yang berpotensi terpapar bakteri Bacillus anthracis, penyebab antraks. Mayoritas dari mereka diduga terpapar setelah mengonsumsi daging sapi mentah atau setengah matang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 36 orang diketahui terlibat langsung dalam proses penyembelihan hewan.

“Seluruh individu yang mungkin melakukan kontak dengan daging yang terinfeksi sedang dalam pemantauan ketat dan telah diberikan antibiotik sebagai langkah pencegahan,” demikian pernyataan resmi dari Kementerian Kesehatan Thailand.

Menyikapi situasi ini, Departemen Peternakan bersama Kementerian Pertanian Thailand bergerak cepat dengan menetapkan zona karantina seluas 5 kilometer di sekitar lokasi ditemukannya infeksi. Selain itu, pemerintah juga mengumumkan rencana vaksinasi terhadap 1.222 ekor sapi yang berada di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, belum ditemukan adanya gejala penyakit atau kematian mendadak pada hewan ternak di wilayah terdampak.

Antraks sendiri merupakan penyakit bakteri langka namun serius yang umumnya ditularkan melalui kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi atau melalui konsumsi daging yang terkontaminasi bakteri. Penyakit ini diketahui tidak menular antar manusia.

Catatan kasus antraks di Thailand menunjukkan bahwa negara ini terakhir kali melaporkan infeksi pada manusia pada tahun 2017 dengan dua kasus tanpa adanya korban jiwa. Sebelumnya, pada tahun 2000, Thailand juga mencatat 15 kasus antraks yang seluruh pasiennya berhasil sembuh.

Kabar kematian akibat antraks di Thailand ini terjadi di tengah meningkatnya laporan kasus serupa di kawasan Asia Tenggara. Negara tetangga, Laos, tercatat memiliki 129 kasus antraks dengan satu kematian pada tahun lalu. Sementara itu, Vietnam juga melaporkan 13 kasus infeksi antraks pada Mei 2023.

Pihak berwenang Thailand saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengidentifikasi sumber utama infeksi. Langkah-langkah pengawasan di wilayah perbatasan juga akan diperketat guna mencegah potensi penyebaran penyakit lebih lanjut. (red)

📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Gubernur Sulawesi Tenggara?

Provinsi Sulawesi Tenggara — Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 37 responden
Sangat puas27%
10 suara
Puas13.5%
5 suara
Cukup puas8.1%
3 suara
Kurang puas16.2%
6 suara
Tidak puas35.1%
13 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Wali kota Kendari

Kota Kendari — dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 9 responden
Sangat puas55.6%
5 suara
Puas11.1%
1 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas22.2%
2 suara
Tidak puas11.1%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Konawe?

Kabupaten Konawe — Yusran Akbar
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 4 responden
Sangat puas25%
1 suara
Puas25%
1 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas0%
0 suara
Tidak puas50%
2 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Muna Barat?

Kabupaten Muna Barat — La Ode Darwin
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 34 responden
Sangat puas82.4%
28 suara
Puas5.9%
2 suara
Cukup puas2.9%
1 suara
Kurang puas2.9%
1 suara
Tidak puas5.9%
2 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA

Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Kolaka ?

Kabupaten Kolaka — H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Bidang yang paling perlu dievaluasi (opsional)
Hasil sementara · 3 responden
Sangat puas0%
0 suara
Puas33.3%
1 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas33.3%
1 suara
Tidak puas33.3%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram X

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini