MAROS — PT Tadisangka Group memperluas bisnis propertinya ke Sulawesi Selatan dengan mengembangkan hunian subsidi di kawasan Moncongloe, Kabupaten Maros.

Ekspansi tersebut dilakukan melalui anak usaha PT Tadisangka Group, PT Bayao Sukses Bersama, yang mengembangkan perumahan Alexandria City di Moncongloe Bulu, Kecamatan Moncongloe.

Proyek ini mulai dibangun pada April 2026. Pengembang menyiapkan lahan sekitar 5 hektare dengan pembangunan tahap awal sebanyak 100 unit rumah dan target pengembangan hingga 500 unit sepanjang 2026.

Langkah tersebut menjadi bagian dari ekspansi Tadisangka Group yang sebelumnya lebih banyak mengembangkan bisnis properti di Sulawesi Tenggara.

Owner PT Tadisangka Group, H Saharuddin Ashar, mengatakan pihaknya baru sekitar empat bulan menjalankan pembangunan perumahan di kawasan Moncongloe.

“Di Makassar kita masih baru. Kalau di Kendari kita sudah bangun 3.000 rumah,” kata Saharuddin.

Menurut dia, pengembangan di Sulawesi Selatan dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap hunian, khususnya rumah subsidi.

Tadisangka Group sebelumnya menyampaikan target pembangunan sebanyak 1.000 unit rumah subsidi sepanjang 2026 di Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Dari target tersebut, sekitar 700 unit dialokasikan untuk Sulawesi Tenggara dan 300 unit untuk Sulawesi Selatan. Perusahaan juga menyebut tengah mengembangkan 12 lokasi perumahan dengan total luas lahan sekitar 50 hektare.

Pemilihan Moncongloe menjadi salah satu langkah awal Tadisangka Group memasuki pasar properti Sulawesi Selatan.

Kawasan Moncongloe sendiri telah berkembang menjadi salah satu kawasan permukiman di sekitar Makassar dan Maros. Sejumlah pengembangan perumahan telah hadir di wilayah tersebut.

Pengembangan Alexandria City menambah pilihan hunian subsidi bagi masyarakat yang membutuhkan rumah dengan skema pembiayaan pemerintah.

Pada September 2026, Tadisangka Group juga menggelar akad massal 250 unit KPR subsidi yang tersebar di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara. Sebanyak 130 unit berada di wilayah Makassar dan sekitarnya, sementara 120 unit berada di Kota Kendari.

Akad tersebut melibatkan sejumlah bank mitra, termasuk BNI, BRI, Bank Sulselbar dan BSI.

Untuk Alexandria City, pengembang menargetkan pembangunan hingga 500 unit rumah pada 2026.

Saat groundbreaking pada April lalu, tahap awal pembangunan disebut sebanyak 100 unit. Proyek tersebut juga diposisikan sebagai bagian dari dukungan pengembang terhadap program penyediaan rumah bagi masyarakat.

Dari sisi pembiayaan, Tadisangka Group menawarkan kemudahan kepada calon konsumen. Dalam sejumlah pernyataannya, perusahaan menyebut menerapkan skema uang muka atau DP nol persen untuk rumah subsidi yang dikembangkan.

Saharuddin juga menyampaikan bahwa pihaknya memberikan kemudahan dalam proses akad kepada konsumen.

“Saya sudah arahkan di PT Bayao ini gratis akad. Kami dari dulu, bahwa akad Rp0,” ujarnya.

Ekspansi Tadisangka Group berlangsung ketika kebutuhan terhadap rumah subsidi di Sulawesi Selatan masih cukup besar.

Data Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Sulawesi Selatan mencatat realisasi penyaluran FLPP sebesar Rp689,80 miliar hingga Mei 2026. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan 5.292 unit rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang tersebar di 22 kabupaten/kota di Sulsel.

Pemerintah juga terus mendorong penyediaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui skema pembiayaan subsidi.

Dalam konteks tersebut, masuknya pengembang baru seperti Tadisangka Group menambah pemain dalam sektor rumah subsidi di Sulawesi Selatan.

Sebelum masuk ke Sulawesi Selatan, Tadisangka Group telah mengembangkan sejumlah proyek perumahan di Sulawesi Tenggara.

Perusahaan menyebut telah membangun sekitar 3.000 rumah di Kendari. Pada 2025, perusahaan juga telah menggelar akad massal KPR subsidi di sejumlah lokasi di Kendari dan sekitarnya.

Pada 2026, perusahaan kemudian meningkatkan target pembangunan rumah subsidi menjadi 1.000 unit di Sultra dan Sulsel.

Bagi Tadisangka Group, Moncongloe menjadi salah satu titik awal untuk memperluas bisnis properti dari Sulawesi Tenggara ke pasar Sulawesi Selatan.

Dengan target 500 unit di Alexandria City, perkembangan proyek tersebut akan menjadi salah satu indikator sejauh mana ekspansi perusahaan dapat memenuhi permintaan hunian subsidi di kawasan penyangga Makassar.

 

Editor: Xan

Polling Lainnya di Sulawesi Tenggara
Lihat Semua Polling →
Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
63 / 100 Skor SEO