MAKASSAR — PT Tadisangka Group memperluas kiprahnya di sektor properti dengan menggelar akad massal 250 unit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Senin (28/9/2026).
Akad tersebut melibatkan empat bank mitra, yakni Bank BNI, Bank BRI, Bank Sulselbar, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Ratusan unit yang diakadkan tersebar di dua wilayah, yakni Kota Kendari dan Kabupaten Maros. Sebanyak 130 unit berada di wilayah Makassar dan sekitarnya, sementara 120 unit lainnya berada di Kota Kendari.
Prosesi akad dilaksanakan secara daring dan luring. Untuk pelaksanaan secara langsung, kegiatan digelar di Hotel Claro Makassar dan Hotel Parade In Kendari.
Owner PT Tadisangka Group, H Saharuddin Ashar, mengatakan pengembangan perumahan di kawasan Moncongloe, Kabupaten Maros, menjadi bagian dari ekspansi perusahaan ke pasar properti Sulawesi Selatan.
Menurutnya, pembangunan perumahan di kawasan tersebut baru berjalan sekitar empat bulan. PT Tadisangka Group melalui anak usahanya, PT Bayao Sukses Bersama, menargetkan pembangunan sebanyak 500 unit rumah di lokasi tersebut.
“Terima kasih sudah bergabung di tempat yang sangat strategis,” kata Saharuddin.
Ia mengatakan perusahaan berupaya memberikan kemudahan kepada masyarakat yang ingin memiliki rumah, termasuk dengan membebaskan biaya akad bagi konsumen.
“Saya sudah arahkan di PT Bayao ini gratis akad. Kami dari dulu, bahwa akad Rp0,” ujarnya.
Saharuddin menilai kepemilikan rumah menjadi salah satu kebutuhan penting bagi masyarakat. Karena itu, kemudahan dalam proses kepemilikan rumah menjadi perhatian perusahaan.
“Berat rasanya tidak memiliki rumah. Saya paham itu. Jadi kami mudahkan,” katanya.
Dari Kendari Ekspansi ke Sulsel
Saharuddin mengatakan bisnis properti di Makassar dan sekitarnya merupakan langkah baru bagi Tadisangka Group. Sebelumnya, perusahaan telah lebih dulu mengembangkan perumahan di Kota Kendari.
“Di Makassar kita masih baru. Kalau di Kendari kita sudah bangun 3.000 rumah,” ujarnya.
Ekspansi ke Sulawesi Selatan dilakukan melalui PT Bayao Sukses Bersama dengan pengembangan hunian di kawasan Moncongloe.
Kehadiran proyek tersebut juga menambah pilihan hunian bagi masyarakat yang membutuhkan rumah melalui skema KPR subsidi.
BNI: FLPP Bantu Masyarakat Miliki Rumah
Branch Manager BNI Kantor Cabang Makassar Agus Teguh Santoso mengatakan akad massal tersebut bukan sekadar proses administrasi pembiayaan, tetapi menjadi bagian dari langkah masyarakat untuk memiliki aset berupa rumah.
Menurutnya, FLPP merupakan program pemerintah yang ditujukan untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah memiliki hunian.
“Program FLPP ini adalah program pemerintah bagaimana masyarakat berpenghasilan rendah bisa memiliki rumah,” kata Agus.
BNI, lanjut dia, turut berkontribusi melalui pembiayaan perumahan dalam rangka mendukung penyediaan hunian bagi masyarakat.
“Kami sebagai bank, BNI, ikut berkontribusi dalam pembangunan negara ini. Bagaimana menghadirkan hunian berkeadilan untuk Indonesia,” ujarnya.
Agus juga mengingatkan para penerima KPR agar menjaga komitmen pembayaran angsuran setelah rumah dimiliki.
“Setelah memiliki aset, mohon untuk disiplin membayar angsuran, karena itu rumah untuk anak cucu kita,” katanya.
Ia turut mengapresiasi Tadisangka Group yang ikut membangun hunian bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada Tadisangka Group. Telah ikut dalam menghadirkan pemukiman yang berkeadilan untuk masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Sekretaris DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Sulsel, Irwan Hasan, mengapresiasi langkah Tadisangka Group masuk ke pasar properti Sulawesi Selatan.
Menurutnya, kehadiran pengembang baru turut menambah dinamika industri perumahan di tengah persaingan yang cukup ketat.
“Saya kaget juga, beliau baru main dan menorehkan sejarah di Makassar,” kata Irwan.
Ia mengatakan Tadisangka Group hadir dengan membangun hunian yang menyasar kebutuhan masyarakat.
“Di tengah persaingan ketat, PT Tadisangka hadir dan membangun hunian bagi masyarakat,” ujarnya.
Irwan juga mengingatkan para penerima pembiayaan agar menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh perbankan.
“Amanah dari bank mohon kita jaga baik-baik. Insyaallah kalau kita jaga amanah ini, ke depan kita akan diberikan lebih banyak rezeki dan kepercayaan,” katanya.
Editor: Xan



Tinggalkan Balasan