Kendari – Pelantikan empat ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Peradi Profesional di Sulawesi Tenggara (Sultra) sukses digelar. Sebanyak 120 pengurus dari empat wilayah resmi dikukuhkan untuk masa bakti 2026-2031.
Pelantikan berlangsung di Phinisi Ballroom Hotel Claro Kendari, Rabu (23/9/2026) malam. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Peradi Profesional, Prof. Dr. Harris Arthur Hedar, S.H., M.H.
Empat wilayah yang membentuk kepengurusan baru tersebut yakni DPD Peradi Profesional Kendari, Kolaka, Andoolo dan Baubau.
...
...
Untuk DPD Kendari, posisi ketua dipercayakan kepada M. Kamal S, S.H., M.H. Ia didampingi Dr. Hijriani, S.H., M.H. sebagai sekretaris dan Iwan, S.H., M.H. sebagai bendahara.
Kemudian DPD Kolaka dipimpin Sendy Fery Yoesoef, S.H., CL.A. sebagai ketua, Beni Suswanto, S.H., M.H. sebagai sekretaris dan Jumardin Jaya Arifin, S.H. sebagai bendahara.
DPD Andoolo dipimpin Tajudin Sido, S.H., M.H. sebagai ketua, Joni Nanang Narundana, S.H., M.H. sebagai sekretaris dan Arwan R., S.H., M.H. sebagai bendahara.
Sementara DPD Baubau dipimpin Mawaki, S.H. sebagai ketua, Ahmad Edison, S.H. sebagai sekretaris dan Firman, S.H. sebagai bendahara.
Pelantikan turut dihadiri Gubernur Sultra Andi Sumangerukka, jajaran DPN Peradi Profesional, unsur Forkopimda, Wali Kota Kendari, jajaran Kanwil Kementerian Hukum Sultra, akademisi, praktisi hukum serta insan media.
Dalam sambutannya, ASR, sapaan Andi Sumangerukka, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus yang baru dilantik. Ia juga mengingatkan para advokat untuk menjaga integritas dalam menjalankan profesinya.
“Saya ingin menekankan tentang integritas. Saat ini kita berada pada posisi yang sangat sulit. Maka dibutuhkan orang-orang yang berintegritas. Begitu juga advokat-advokat yang berintegritas,” kata ASR.
Menurut ASR, advokat memiliki posisi penting dalam penegakan hukum. Karena itu, profesi tersebut harus dijalankan dengan menjunjung keadilan, kepastian hukum dan kepentingan masyarakat.
ASR juga mengajak Peradi Profesional membangun sinergi dengan pemerintah dalam menciptakan budaya hukum yang sehat di Sultra.
“Kekuatan pemerintah ada di finansial, tetapi kekuatan itu harus didukung dengan aturan-aturan yang benar. Maka untuk bisa meyakinkan bahwa apa yang kita lakukan itu adalah hal yang benar, maka kita harus didukung sama advokat-advokat yang berintegritas,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan pelantikan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan pataka organisasi. Suasana acara semakin meriah dengan pertunjukan tari Lulo sebelum ditutup dengan ramah tamah.
Pelantikan ini menjadi awal bagi empat kepengurusan DPD Peradi Profesional untuk menjalankan organisasi hingga 2031, sekaligus memperkuat peran advokat dalam memberikan layanan dan pendampingan hukum kepada masyarakat di Sultra.
Tinggalkan Balasan