KONAWE SELATAN – Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Arinta Andi Sumangerukka mendorong penguatan kelembagaan Posyandu agar semakin optimal dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat.

Hal itu disampaikan Arinta saat menghadiri Workshop Peningkatan dan Penguatan Kelembagaan Posyandu Enam Bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Auditorium Kantor Bupati Konawe Selatan (Konsel), Selasa (1/9/2026).

Arinta hadir dalam kegiatan tersebut bersama Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Konsel Nurlita Jaya Irham Kalenggo. Workshop diikuti ratusan pengurus Posyandu dari tingkat desa dan kelurahan.

Sebanyak 336 Ketua Tim Pembina Posyandu Desa dan 15 Ketua Tim Pembina Posyandu Kelurahan mengikuti kegiatan tersebut, bersama para koordinator kader dan jajaran OPD terkait.

Bagi Arinta, penguatan Posyandu menjadi bagian penting dalam memastikan pelayanan dasar pemerintah dapat semakin dekat dengan masyarakat.

Posyandu kini memiliki peran yang semakin luas. Tidak hanya berkaitan dengan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemenuhan enam bidang Standar Pelayanan Minimal.

Karena itu, peningkatan kapasitas kelembagaan dan kualitas kader menjadi salah satu hal yang perlu terus diperkuat.

Melalui workshop tersebut, Arinta mendorong sinergi antara Tim Pembina Posyandu, pemerintah daerah, pemerintah desa dan kelurahan, kader serta OPD agar program Posyandu dapat berjalan lebih terarah.

Kehadiran Arinta juga menjadi bentuk penguatan koordinasi Posyandu Provinsi Sultra dengan kabupaten dalam memastikan kebijakan dan program Posyandu dapat diterapkan hingga tingkat masyarakat.

Dengan jumlah pengurus yang mencapai ratusan peserta, workshop tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat peran Posyandu di Konawe Selatan.

Penguatan kelembagaan di tingkat desa dan kelurahan pada akhirnya diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan dasar sekaligus mempercepat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.

Bagi Tim Pembina Posyandu Provinsi Sultra, Posyandu bukan sekadar tempat pelayanan, tetapi merupakan salah satu instrumen penting untuk membangun masyarakat yang lebih sehat, mandiri dan sejahtera.

62 / 100 Skor SEO