KONAWE UTARA – Warga Desa Sambadete, Kecamatan Oheo, Kabupaten Konawe Utara, digegerkan dengan penemuan jasad seorang pria yang mengapung di aliran sungai, Sabtu (29/8/2026) sekitar pukul 12.30 WITA.
Jasad tersebut ditemukan dalam kondisi tidak utuh. Bagian kepala dan kedua lengan korban tidak ditemukan.
Kasat Reskrim Polres Konawe Utara, AKP Abdul Azis Husein Lubis, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut.
“Benar, laki-laki, kepala dan tangan tidak ada,” ujar Abdul Azis.
Kondisi jasad yang ditemukan memunculkan dugaan korban sebelumnya diserang hewan buas yang berada di kawasan sungai.
Polisi menyebut dugaan sementara mengarah pada serangan buaya. Namun, aparat masih melakukan pendalaman dan belum menyimpulkan penyebab kematian korban.
“Kemungkinan digigit buaya, tapi masih kami dalami,” tegasnya.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah diduga mengalami serangan buaya di wilayah perairan Desa Sambadete.
Warga bersama pihak terkait kemudian melakukan pencarian di sekitar aliran sungai untuk menemukan korban.
Setelah ditemukan, jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Konawe Utara.
Hingga Sabtu sore, identitas korban belum diketahui secara pasti.
Polisi masih mengumpulkan informasi dan melakukan proses identifikasi untuk memastikan identitas korban sekaligus mengungkap kronologi kejadian.
“Jenazah sudah ada di RSUD Konawe Utara. Perkembangannya nanti kami informasikan,” kata Abdul Azis.
Polisi belum memastikan secara definitif apakah korban meninggal akibat serangan buaya atau terdapat faktor lain.
Penyelidikan masih dilakukan dengan mengumpulkan keterangan dari warga dan pihak-pihak yang mengetahui kejadian tersebut.
Penemuan ini sekaligus menjadi perhatian bagi masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai, terutama di wilayah yang diketahui menjadi habitat buaya.
Polisi mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di kawasan perairan yang berpotensi menjadi lokasi kemunculan satwa liar tersebut.






Tinggalkan Balasan