KENDARI – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan Mitsubishi Pajero yang ditumpangi anggota DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Ardin (52), kini menelan dua korban jiwa.
Korban terbaru adalah Herlyn (21), mahasiswi Jurusan Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSUD Bahteramas Kendari, Jumat (28/8/2026).
Herlyn dinyatakan meninggal sekitar pukul 13.40 WITA.
Sebelumnya, rekan korban berinisial AL membenarkan kabar tersebut.
“Iya benar korban meninggal dunia tadi sekitar pukul 13.40 Wita di RSUD Bahteramas Kendari,” kata AL, Jumat (28/8).
Kecelakaan tersebut terjadi pada Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 16.50 WITA di Jalan Poros Unaaha-Kendari, Desa Lalohao, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe.
Dalam kecelakaan itu, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi DT 2474 ZF yang dikendarai Abdul Fathir (23) dan membonceng Herlyn bertabrakan dengan Mitsubishi Pajero bernomor polisi DT 1259 A.
Pajero tersebut dikemudikan Nandar (40) dan ditumpangi anggota DPRD Sultra, Ardin (52).
Kecelakaan itu kemudian menjadi sorotan karena melibatkan kendaraan yang ditumpangi wakil rakyat Sultra dan dua mahasiswa UHO yang sedang dalam perjalanan pulang setelah melaksanakan KKN.
Abdul Fathir, mahasiswa Program Studi Teknik Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan, Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik UHO, lebih dahulu meninggal dunia akibat kecelakaan tersebut.
Kini Herlyn menyusul setelah sekitar 10 hari menjalani perawatan.
Dengan meninggalnya Herlyn, jumlah korban meninggal dalam kecelakaan yang melibatkan Pajero yang ditumpangi Ardin tersebut menjadi dua orang.
Herlyn dan Abdul Fathir diketahui sedang dalam perjalanan pulang dari lokasi KKN Batch 2 di Kelurahan Puundoho, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka ketika kecelakaan terjadi.
Setelah mendapat perawatan di RSUD Bahteramas, jenazah Herlyn kemudian dibawa ke rumah duka di Wakuru, Kecamatan Tongkuno, Kabupaten Muna.
“Tadi sudah dibawa ke rumah duka di Wakuru,” ujar AL.
Kecelakaan tersebut menjadi perhatian publik karena melibatkan anggota DPRD Sultra yang berada di dalam kendaraan Pajero saat kejadian.
Namun, fakta mengenai penyebab pasti kecelakaan, kronologi lengkap tabrakan, serta proses hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat tetap perlu merujuk pada hasil penyelidikan kepolisian.
Perdetiknews juga membuka ruang bagi Ardin, pengemudi Pajero, maupun pihak kepolisian untuk memberikan keterangan dan perkembangan terbaru terkait kecelakaan tersebut.






Tinggalkan Balasan