KENDARI – Pemerintah Kota Kendari terus mendorong penguatan karakter, integritas, serta kualitas pelayanan aparatur sipil negara (ASN) melalui kegiatan Jumat Berakhlak.

Kegiatan tersebut digelar di Aula Samaturu Balai Kota Kendari, Jumat (28/8/2026), dan diikuti Sekretaris Daerah Kota Kendari Amir Hasan, Asisten I, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), serta ASN lingkup Pemerintah Kota Kendari.

Dalam sambutan Wali Kota Kendari Siska Karina Imran yang dibacakan Amir Hasan, disampaikan bahwa Jumat Berakhlak merupakan bagian dari upaya memperkuat kehidupan spiritual dan moral ASN dalam menjalankan tugas pemerintahan.

IKLAN BARIS PERDETIKNEWSIKLAN
R2000 GARAGE Rawat Mobilmu, Nikmati Perjalanannya
Jasa

R2000 GARAGE Rawat Mobilmu, Nikmati Perjalanannya

Perawatan mobil dengan layanan profesional dan teknologi diagnostik modern.

Diagnosa Akurat
Teknologi Canggih
Layanan Profesional
Performa Optimal

Tersedia berbagai layanan perawatan dan pemeriksaan kendaraan.

R2000 CareFree Sunday
Treat Your Car, Enjoy Your Sunday.

Informasi layanan dan harga dapat ditanyakan langsung.

📍 Jl. Brigjen Katamso No. 3, Baruga, Kendari
📲 Hubungi Pemasang
ANEKA KUKUSAN
Umum

ANEKA KUKUSAN

Nikmati aneka kukusan dengan harga mulai Rp2.000.

🌽 Jagung — Rp2.000
🥔 Kentang — Rp3.000
🥚 Telur Rebus — Rp3.000
🍠 Ubi Oranye — Rp2.000
🍠 Ubi Ungu — Rp2.000
🍌 Pisang Rebus — Rp2.000
🍠 Ubi Kayu — Rp2.000
🍠 Talas — Rp2.000

Murah • Sehat • Lezat • Bergizi

📍 Depan RSUD Bahteramas
📲 Hubungi Pemasang

“Kita ingin membangun ASN yang tidak hanya memiliki kemampuan dan profesionalitas dalam bekerja, tetapi juga memiliki iman, ketakwaan, akhlak, integritas dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Amir Hasan.

Menurutnya, keberhasilan pemerintah tidak hanya diukur dari banyaknya program yang dijalankan. Hal yang tidak kalah penting adalah sejauh mana program tersebut memberikan manfaat serta menghadirkan pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Karena itu, Jumat Berakhlak diharapkan menjadi ruang bagi ASN untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Nilai-nilai yang diperoleh dalam kegiatan tersebut juga diminta tidak berhenti pada kegiatan keagamaan. ASN diharapkan menerapkannya dalam pelaksanaan tugas di kantor, ruang pelayanan, lingkungan masyarakat hingga kehidupan keluarga.

“ASN merupakan wajah pemerintah di hadapan masyarakat. Masyarakat mungkin tidak mengetahui seluruh aturan dan prosedur pemerintahan, tetapi mereka dapat merasakan bagaimana sikap dan perilaku ASN ketika memberikan pelayanan,” katanya.

Wali Kota juga mengingatkan agar akhlak menjadi bagian dari standar pelayanan publik. Sikap sederhana seperti menyambut masyarakat dengan senyum, menjawab pertanyaan dengan sopan, memberikan penjelasan secara baik serta membantu mencari solusi sesuai ketentuan dinilai menjadi bagian penting dari pelayanan.

Pesan tersebut secara khusus ditekankan kepada para lurah yang menjadi salah satu ujung tombak pemerintah dalam memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Siska juga membagikan pengalamannya ketika masih menjabat sebagai lurah. Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat dapat dibangun melalui sikap sederhana, ramah dan menghargai setiap warga.

Ia berharap ASN Kota Kendari dapat menjadi teladan, baik ketika berada di lingkungan kerja maupun saat berinteraksi dengan masyarakat.

“Mari kita mulai perubahan dari diri kita sendiri, dari unit tempat kerja kita, dari pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat,” pesan Siska.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah yang disampaikan Ustaz Dr. H. Musadar Mappasomba.

Dalam tausiyahnya, Musadar mengajak ASN merenungkan kembali tujuan hidup serta memaknai pekerjaan dan jabatan sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

Ia menekankan pentingnya memperbaiki niat dalam bekerja, berusaha secara sungguh-sungguh, kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT.

“Perbaiki niat, usaha sungguh-sungguh, dan itu saya nilai sebagai ibadah. Hasilnya, saya akan berikan yang terbaik menurut ilmu-Ku yang Maha Tahu, Maha Bijaksana dan Maha Kuasa,” tutur Musadar.

Ia juga mengingatkan bahwa akhlak merupakan bagian penting dari ajaran agama. Menurutnya, manusia pada dasarnya menginginkan kebahagiaan, kemuliaan dan keselamatan dalam kehidupannya.

Karena itu, berbagai potensi yang dimiliki manusia, mulai dari harta, ilmu, usia, pangkat hingga jabatan, semestinya digunakan untuk memberikan manfaat bagi orang lain.

Musadar menilai jabatan ASN bukan sekadar posisi dalam pemerintahan, tetapi juga kesempatan untuk memperluas manfaat dan menjadi ladang amal.

“Rugi kita selama jadi lurah tidak bernilai ibadah. Rugi kita selama beraktivitas jadi pejabat sampai 60 tahun tidak ada ibadah kita, kalau kita tidak niatkan dengan benar bahwa di sinilah saya bisa bermanfaat,” ujarnya.

Ia mengingatkan ASN agar tidak menjadikan gaji, tunjangan maupun fasilitas sebagai tujuan utama dalam bekerja. Menurutnya, hal tersebut merupakan konsekuensi dari pekerjaan, sedangkan yang lebih utama adalah menjalankan amanah dan memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Khairunnās anfa’uhum linnās, sebaik-baik manusia adalah yang paling banyak manfaatnya terhadap sesamanya manusia,” katanya.

Melalui program Jumat Berakhlak, Pemkot Kendari berharap nilai keimanan, ketakwaan dan akhlak dapat semakin melekat dalam diri ASN dan tercermin dalam perilaku sehari-hari, khususnya dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.