Sulawesi Tenggara, – Dalam upaya meningkatkan efektivitas perencanaan pembangunan berbasis data yang akurat, Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andap Budhi Revianto, menghadiri acara Serah Terima Data Desa Presisi (DDP) Kabupaten Kolaka Utara di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra, pada Senin (23/12/2024).
Acara ini menandai kolaborasi sukses antara Pemprov Sultra, Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB, dan Pemkab Kolaka Utara dalam mengimplementasikan sistem Data Desa Presisi yang pertama kali di Indonesia.
Penyerahan data ini mencakup lima jenis peta, data sosial, serta analisa tematik yang terperinci, memberikan gambaran lengkap tentang kondisi sosial, ekonomi, dan infrastruktur di desa-desa Kolaka Utara. Menurut Dekan FEMA IPB, Sofyan Sjaf, penggunaan data presisi ini sangat penting dalam merancang pembangunan yang lebih tepat sasaran.
“Data ini akan membantu pemerintah merencanakan program-program pembangunan yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa. Pemetaan yang presisi memudahkan kita untuk mencapainya,” kata Sofyan, yang juga merupakan penggagas DDP.
Sulawesi Tenggara menjadi yang pertama di Indonesia yang menggagas Peraturan Daerah (Perda) tentang Data Desa Presisi, sebuah langkah inovatif yang dipuji oleh Sofyan. “Dengan adanya Perda ini, Sultra tidak hanya menjadi pelopor, tetapi juga siap berbagi pengalaman dengan provinsi lain yang ingin mengimplementasikan regulasi serupa,” tambahnya.



Tinggalkan Balasan