Kendari – Kerukunan dan solidaritas menjadi nyata di Kota Kendari.
Paguyuban Masyarakat Maluku Kota Kendari kompak bersama dengan ormas Maluku Satu Rasa (M1R) Salam Sarane Sultra, Senin sore (9/3/2026), menggelar aksi sosial bagi-bagi takjil gratis bagi para pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, puluhan anggota mengenakan seragam merah khas organisasi tampak antusias membagikan paket kotak makanan dan minuman dingin.
Target sasaran adalah pengendara motor, mobil, hingga sopir truk yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Ketua Paguyuban Maluku Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Arifin T. Rahman, mengatakan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang bertujuan mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di bulan suci Ramadan.
“Hari ini kami dari keluarga besar Maluku di Sultra, bersama teman-teman dari M1R, turun ke jalan untuk berbagi sedikit rezeki.
Ini bentuk kepedulian kami bagi saudara-saudara yang sedang menjalankan ibadah puasa,” ujar Drs. H. Arifin T. Rahman di sela-sela pembagian takjil.
Drs. H. Arifin T. Rahman menambahkan, aksi ini juga membawa pesan persaudaraan yang kuat.

Semangat Pela Gandong dan semboyan Salam Sarane (Islam dan Kristen) tampak nyata di lapangan, di mana seluruh anggota bekerja sama tanpa memandang latar belakang agama.
“Kami ingin menunjukkan bahwa kerukunan itu indah. Melalui momen Ramadan ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan warga Kendari,” kata Drs. H. Arifin T. Rahman.
Aksi sosial ini mendapat sambutan hangat dari para pengguna jalan. Banyak pengendara mengapresiasi inisiatif tersebut karena sangat membantu, terutama bagi mereka yang masih dalam perjalanan saat waktu magrib tiba.
“Sangat terbantu, apalagi kalau terjebak macet dan belum sampai rumah. Terima kasih buat Bapak Arifin dan teman-teman Maluku, semoga berkah buat semua,” ucap salah seorang pengendara motor.
Setelah ratusan paket takjil habis terdistribusi, kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan buka puasa sederhana untuk menjaga kekompakan antar pengurus dan anggota paguyuban.
Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian sosial mampu menembus batas latar belakang budaya dan agama, menciptakan harmonisasi di tengah masyarakat. (red)


Tinggalkan Balasan