Jakarta Popsivo Polwan meraih kemenangan berharga dalam rangkaian babak Grand Final Proliga 2026.
Jakarta Popsivo Polwan berjumpa Jakarta Electric PLN Mobile untuk memperebutkan tempat ketiga dalam rangkaian Grand Final Proliga 2026.
Berlaga di GOR Amongrogo, Yogyakarta, hari ini, Selasa (21/4/2026), Popsivo menang tiga set lsngsung dengan skor 3-0 (25-20, 25-22, 25-21)
Permainan efektif dari Popsivo Polwan berhasil membuahkan angka untuk membuka keunggulan pada set pertama.
Sentuhan dari Ozsoy melalui kerja sama yang baik dengan Bajema kian mengukuhkan perlawanan Electric PLN.
Momentum poin beruntun Electric PLN terhenti setelah Ozsoy melakukan kesalahan servis.
Popsivo diuntungkan dengan block out yang dilakukan pemain Electric PLN Dinda Syifa Ammelia.
Ozsoy kembali melalukan error kali ini dengan receivenya untuk menghadirkan poin bagi Popsivo.

Malwina Smarzek menjadi motor Popsivo dalam menggempur pertahanan tim besutan Chamnan Dokmai itu.
Berawal dari servis Ersandrina Devega, Popsivo menambah keunggulan melalui Yonkaira Isabel saat spikenya tak bisa dibendung.
Poppy Nursutan mempertegas perlawanan Electric PLN sebelum servis ace dari Afra Hasna mengikis keunggulam Popsivo menjadi 2 poin.
Ersandrina dan Smarzek sama-sama melakukan keslahan dari servis yang merugikan timnya masing-masing.
Ozsoy kembali melakukan servis dan membuat Popsivo Polwan kian dekat untuk mendapatkan momen set point.
Tanpa kesulitan berarti, Popsivo menutup perlawanan Electric PLN pada set pertama 25-20.
Set kedua berjalan, Electric PLN langsung menggebrak dengan menorehkan 3 poin secara beruntun.
Gebrakan dari Smarzek, Yonkaira dan Chelsa perlahan mampu memangkas ketertinggalan dari Electric PLN.
Popsivo sempat berupaya mengejar hingga jarak tersisa 2 poin saja sebelum momen itu terhenti karena servis error Yonkaira.
Smarzek menjadi pembeda saat spike kerasnya membuat Popsivo Polwan menyamakan kedudukan.
Tak berselang lama, kendali permainan berhasil direbut Popsivo dengan peranan Chelsa, Smarzek, dan Yonkaira.
Kesempatan Popsivo untuk meraih set point buyar setelah Smarzek melakukan servis error.
Tak berlangsung lama, spike kurang akurat dari dari Ozsoy mengarah keluar lapangan.
Memasuki set ketiga, Popsivo langsung mengambil inisiatif terlebih dulu untuk mengamannkan 2 poin beruntun.
Sempat kecolongan 1 kali oleh upaya Electric PLN, tim besutan Darko Dobreskov itu menjauh lagi melalui spike keras Yonkaira.
Pertahanan Electric PLN kocar-kacir dengan build up serangan yang mumpuni dari Yonkaira dan Smarzek.
Aliran perlawanan dari Electric PLN kembali terbuka melalui spike Ozsoy yang menyambar bola tanggung.
Quick dari Smarzek berhasil menjauhkan Popsivo dari kejaran Electric PLN sebelum momen tersebut terhenti karena bloking kurang baik.
Receive yang kurang cermat dari Bajema membuat Popsivo mengukir servis ace.
Agustin Wulandhari menghadirkan warna baru bagi permainan Electric PLN yang mampu mendekat kepada Popsivo dengan margin 2 poin saja.
Memasuki akhir set ketiga, receive Electric PLN yang kurang solid membuat Popsivo mempertegas keunggulan menjadi 23-18.
Yonkaira menghadirkan momen match point untuk Popsivo sebelum PLN tumbang 25-21.(bola.sport)


Tinggalkan Balasan