TEHERAN – Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) melaporkan bahwa mereka telah melanjutkan operasi militer terhadap Iran pada Minggu pagi (1/3/2026). Langkah ini disebut sebagai tindakan cepat dan tegas setelah rezim Iran mengabaikan peringatan sebelumnya.
“Rezim Iran telah diperingatkan. CENTCOM sekarang mengambil tindakan cepat dan tegas sesuai Arah,” bunyi pernyataan resmi komando melalui media sosial tersebut. Sebagai bukti operasional, CENTCOM juga merilis rekaman peluncuran rudal berbasis darat serta video dampak serangan pada target-target strategi di wilayah Iran.
Secara bersamaan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengonfirmasi bahwa Angkatan Udara mereka tengah melakukan serangkaian serangan udara baru. Fokus serangan kali ini bertujuan untuk melumpuhkan kekuatan rudal balistik serta sistem pertahanan rudal milik Iran.
“Serangan bertujuan untuk melontarkan kekuatan rudal balistik dan sistem pertahanan rudal di Iran bagian barat dan tengah,” tulis laporan resmi IDF melalui saluran Telegram mereka.
Para pejabat Amerika Serikat juga telah mengkonfirmasi kepada CBS bahwa serangan gabungan antara AS dan Israel terhadap kedaulatan Iran masih terus berlangsung. Sejumlah media di Timur Tengah memberitakan suara ledakan masih terdengar di beberapa titik strategis sejak fajar hari Minggu.
Eskalasi ini diprediksi akan semakin memanas mengingat kedua belah pihak kini dalam menyerang secara terbuka, yang mengancam stabilitas keamanan di seluruh wilayah Timur posisi Tengah (red).


Tinggalkan Balasan