Pemprov Sultra Siapkan 200 Hektare Lahan untuk Markas Kopassus, Perkuat IKN dan Ekonomi Lokal
Bagikan
Pemprov Sultra Siapkan 200 Hektare Lahan untuk Markas Kopassus, Perkuat IKN dan Ekonomi Lokal
Redaksi
5 Juni 2025 20:47
Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayjen TNI Djon Afriandi, ke kantor Gubernur Sultra pada Rabu (4/6/2025).
Kendari, — Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menyiapkan lahan seluas sekitar 200 hektare untuk pembangunan Markas Komando (Mako) Grup 5 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD).
Rencana strategis ini terungkap dalam kunjungan kerja Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus, Mayjen TNI Djon Afriandi, ke kantor Gubernur Sultra pada Rabu (4/6/2025).
Gubernur Sultra, Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, menyambut langsung kedatangan Danjen Kopassus di ruang kerjanya di Jalan Bumi Praja, Kendari.
Dalam keterangannya, Gubernur Andi Sumangerukka, yang akrab disapa ASR, menyampaikan bahwa kehadiran Danjen Kopassus merupakan bagian integral dari program strategis TNI AD dalam memperkuat pertahanan nasional, khususnya di kawasan timur Indonesia.
“Hari ini kita kedatangan Danjen Kopassus untuk melanjutkan program pengembangan satuan di Sultra. Pemerintah provinsi telah menyiapkan lahan seluas sekitar 200 hektare untuk pembangunan Mako Grup 5 Kopassus,” ungkap Andi Sumangerukka, yang juga pernah menjabat sebagai Pangdam XIV/Hasanuddin.
Ia berharap, proses pembangunan dapat segera dimulai setelah peninjauan lokasi bersama oleh jajaran Pemprov dan TNI AD rampung.
Andi Sumangerukka menjelaskan, pembangunan markas ini bertujuan untuk memperkuat dukungan terhadap Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan. Mengingat wilayah di sekitar IKN sudah cukup padat, pembangunan markas baru di Sultra menjadi pilihan strategis untuk keseimbangan pertahanan.
“Untuk lokasinya jangan dulu dikasih tahu, tetapi yang jelas kita siapkan kurang lebih 200 hektare. Bisa lebih dan kurang,” ujar Andi Sumangerukka.
Ia juga menyampaikan bahwa di lahan tersebut, selain markas utama, akan dibangun satu skuadron helikopter. Fasilitas pendukung seperti rumah sakit, sekolah, hingga pasar juga direncanakan akan dibangun. “Pemerintah daerah akan terbantu, karena akan menciptakan sentra-sentra ekonomi, ada pasar,” tambahnya.
Gubernur memperkirakan, kehadiran ribuan prajurit di markas baru ini akan memberi dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat setempat.
“Kalau misalkan ada 1.000 atau 2.000 prajurit yang ada di situ, gajinya kira-kira Rp5 juta, yang dia bisa belanjakan Rp3 juta, artinya kan sekitar Rp6 miliar bisa dibelanjakan. Jadi kan multiefek. Jadi kira-kira begitu,” ucapnya.
Menanggapi hal tersebut, Danjen Kopassus Mayjen TNI Djon Afriandi menegaskan bahwa kehadirannya di Sultra dalam rangka koordinasi pembangunan satu grup Kopassus di Kendari. Pembangunan markas ini untuk meng-cover Pulau Sulawesi, sebagai pertahanan salah satu pulau besar di Indonesia.
“Kita menempatkan markas komando ini di Kendari dengan pertimbangan strategis posisi bisa meng-cover seluruh kepulauan di Sulawesi,” tuturnya.
Mayjen Djon Afriandi menjelaskan, fokus kunjungan kali ini membahas soal perencanaan lahan yang akan digunakan, termasuk proses hibah tanah, pengukuran, serta sertifikasi lahan. “Untuk tahun ini kita rencanakan untuk sertifikat tanahnya. Setelah itu, mudah-mudahan di awal tahun 2026 sudah ada pembangunan,” jelasnya.
Rencana pembangunan ini menandai babak baru penguatan pertahanan di kawasan timur Indonesia. Lebih dari itu, ini juga menjadi simbol sinergi yang kuat antara TNI AD dan pemerintah daerah dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Untuk diketahui, Kopassus memiliki lima grup yang berperan penting dalam menjaga NKRI, antara lain:
Grup 1/Para Komando: Berdiri pada 23 Maret 1963, bermarkas di Serang, Banten. Membawahi 3.274 personel yang terbagi ke dalam empat batalyon tempur: Batalyon 11/Atulo Sena Baladhika, Batalyon 12/Asabha Sena Baladhika, Batalyon 13/Thikkaviro Sena Baladhika, dan Batalyon 14/Bhadrika Sena Baladika.
Grup 2/Para Komando: Didirikan pada 1962, bermarkas di Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Membawahi 1.459 personel terbagi menjadi Batalyon 21/Bhirawa Yudha, Batalyon 22/Manggala Yudha, dan Batalyon 23/Dhanuja Yudha.
Grup 3/Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus): Bertujuan untuk melatih calon-calon anggota Kopassus. Terletak di Batujajar, Jawa Barat.
Grup 4/Sandi Yudha: Bertugas untuk perang rahasia. Berdiri pada 24 Juli 1967, bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur. Grup ini memiliki spesialisasi dalam intelijen tempur serta kontra pemberontakan.
Grup 5/Detasemen Khusus 81 (Penanggulangan Teror): Satuan 81 Kopassus bermarkas di Cijantung, Jakarta Timur. Bertugas untuk menangani teror, baik itu perang kota, intelijen, maupun kontra-intelijen.
Dalam kunjungan kerja Danjen Kopassus ini, turut hadir sejumlah pejabat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sultra dan pejabat Pemprov.
Mereka antara lain Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Kendari, Kolonel Laut (P) Dedi Wardana; Kolonel Inf Puguh Binawanto Kasrem 143/HO; Kolonel Czi Luqman Nurhakim Kasi Ren Kasrem 143/HO; Letkol Inf Muhammad Jafar Kasi Ter Kasrem 143/HO; Kepala Dinas PU Sultra Martin Efendi Patulak; Kepala Dinas Sosial Sultra Haris Ranto; serta Kepala Dinas Perumahan Sultra Drs. Abdul Fatah. (red)
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA
Seberapa puas Anda terhadap kinerja Gubernur Sulawesi Tenggara?
Provinsi Sulawesi Tenggara — Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Hasil sementara · 48 responden
Sangat puas27.1%
13 suara
Puas12.5%
6 suara
Cukup puas10.4%
5 suara
Kurang puas18.8%
9 suara
Tidak puas31.3%
15 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Agar dapat menggerakkan perekonomian maka perlu pembenahan secara menyeluruh infrastruktur terutama jalan agar ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar dan stabilitas harga pangan pokok dapat di jaga
Alhamdulillah...baxk perubahan utk sistem pemerintahan saat ini, penerapan meritokrasi memberikan kesempatan sekaligus peluang buat siapapun y bekerja ikhlas, semoga semua aspek bisa tersentuh dan terlaksana dgn baik.... Allah maha baik, insyaallah niat tulus dr bpk gub Sultra dibalas dgn kebaikan.
Bidang: Transparansi dan akuntabilitas · 10 Sep 2026
Seluruh saran yang telah disetujui ditampilkan di bawah ini.
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Wilayah: Kota Kendari
Perbaikan jalan ,jembatan dan drainase sangat urgen untuk di laksanakan Karena akan berdambapk besar terhadap masyarakat terutama masuk musin penghujan
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 11 Sep 2026
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA
Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Konawe?
Kabupaten Konawe — Yusran Akbar
Hasil sementara · 5 responden
Sangat puas20%
1 suara
Puas20%
1 suara
Cukup puas20%
1 suara
Kurang puas0%
0 suara
Tidak puas40%
2 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Seluruh saran yang telah disetujui ditampilkan di bawah ini.
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Di Tahun ke-12 Muna Barat, harusnya Penyelesaian pembangunan kantor bupati harus menjadi prioritas karena ini akan menjadi ikon Muna Barat kedepannya
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 11 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Tetap memprioritaskan kegiatan yang bersangkutan dengan kebutuhan langsung masyarakat
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 11 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Dalam kepemimpinan bapak bupati la Ode Darwin kami masyarakat sangat puas dan semoga kedepannya lebih baik lagi dan bisa membawa masyarakat muna barat lebih sejahtera
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
terus semangat untuk membangun muna barat menuju liwu mokesa
Bidang: Ekonomi dan lapangan kerja · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Segera dibuka lapangan Kerja
Bidang: Ekonomi dan lapangan kerja · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Idealnya TPP Di kurangi, dahulukan pembangunan infrastruktur dasar pemerintahan dan jalan. Setelah semua kelar, TPP bisa dikembalikan atau ditingkatkan
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Perbaikan infrastruktur jalan sangat penting bagi kami masyarakat, terutama di desa kami (desa laworo kecamatan tiket) sama sekali belum tersentuh sejak mekarnya kabupaten muna barat 🙏🙏
Terimakasih pak bupati untuk evaluasi kinerja lainnya yang telah bapak evaluasi dan realisasi, semoga kedepannya bapak terus jadi pribadi yang bijaksana dan tulus kepada kami warga muna barat seperti sekarang 🙏🙏
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Jalan menuju rumah sakit dari arah nihi lombujaya mohon diperhatikan.
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Kesejahteraan guru honorer
Bidang: Pendidikan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Yg utama infrastruktur dan jalan karna yg paling di butuhkan masyarakat.
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Ditingkatkan lagi Fasilitas Sarana dan prasarananya
Bidang: Pelayanan publik · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Programnya sangat menyentuh kemasyarakat
10 Sep 2026
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA
Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Kolaka ?
Kabupaten Kolaka — H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Hasil sementara · 9 responden
Sangat puas0%
0 suara
Puas66.7%
6 suara
Cukup puas11.1%
1 suara
Kurang puas11.1%
1 suara
Tidak puas11.1%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Tinggalkan Balasan