KOLAKA UTARA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara bersama Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dan industri jasa keuangan memperkuat akses pembiayaan bagi petani kakao melalui Program Pengembangan Ekonomi Daerah (PED) Komoditas Unggulan Kakao.

Program tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang melibatkan 12 pihak di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara, Rabu (30/9/2026).

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, pembiayaan yang direalisasikan kepada petani mencapai sekitar Rp1,4 miliar.

Realisasi tersebut terdiri dari penyaluran KUR PT Bank Sultra sebesar Rp1,25 miliar, pembiayaan Mekaar dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebesar Rp22 juta, serta kredit produktif PT BPR Bahteramas Kolaka Utara sebesar Rp130 juta.

Selain pembiayaan, program tersebut juga mencakup perlindungan sosial dan asuransi bagi petani.

Sebanyak lima petani menerima kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Dalam kegiatan yang sama juga diserahkan santunan Jaminan Kematian kepada ahli waris senilai Rp42 juta.

Sementara itu, Asuransi Sinar Mas memberikan perlindungan berupa polis asuransi jiwa gratis selama satu tahun kepada 50 ketua kelompok tani di Kolaka Utara.

Program PED Komoditas Kakao tersebut diawali dengan edukasi keuangan yang diikuti 53 petani kakao pada Selasa (29/9). Sehari berikutnya, sebanyak 56 petani menghadiri penandatanganan MoU di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara.

Kepala OJK Sulawesi Tenggara Bismi Maulana Nugraha mengatakan program tersebut dibangun dengan konsep ekosistem close loop. Petani mendapatkan pendampingan teknis, akses pembiayaan yang disesuaikan dengan siklus panen, perlindungan melalui jaminan sosial dan asuransi, serta kepastian pasar melalui offtaker.

Dalam ekosistem tersebut, PT Comextra Majora berperan sebagai offtaker yang disebut siap menyerap hasil panen petani.

Bismi juga mengingatkan agar pembiayaan produktif yang diberikan kepada petani digunakan sesuai peruntukannya.

Menurutnya, penyaluran pembiayaan perlu diarahkan untuk kebutuhan produksi pertanian agar pembiayaan yang diterima benar-benar digunakan untuk mendukung aktivitas kebun.

“Ukuran keberhasilan kita bukanlah seberapa banyak tanda tangan yang dibubuhkan hari ini, tetapi bagaimana kondisi kebun menjadi jauh lebih produktif dan dompet para petani menjadi lebih tebal pada tahun-tahun mendatang,” kata Bismi dalam siaran pers OJK Sultra.

MoU tersebut ditandatangani oleh 12 pihak, yakni Bank Sultra, BSI KCP Kolaka, BPR Bahteramas Kolaka Utara, PNM Cabang Kendari, Pegadaian Cabang Kolaka, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kendari, AAUI Cabang Kendari, AAJI, AASI, PT Comextra Majora sebagai offtaker, perwakilan Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Lasusua dan Kelompok Tani Monapa Bersatu

Kolaka Utara sendiri memiliki potensi besar pada komoditas kakao. Berdasarkan data yang dicantumkan OJK, luas perkebunan kakao di daerah tersebut mencapai 78.969 hektare, dengan produksi sekitar 62.260 ton per tahun. Angka itu disebut menyumbang sekitar 61 persen produksi kakao Sulawesi Tenggara dan melibatkan sekitar 28.784 keluarga petani.

Selain pembiayaan, sejumlah bantuan sarana produksi juga diserahkan kepada petani. Bank Sultra menyerahkan 12 unit sprayer elektronik beserta jaring jemur kepada 10 petani, BPR Bahteramas memberikan bantuan kepada petani serta tambahan tiga unit sprayer, sementara Pegadaian menyerahkan tabung semprot kepada empat petani.

Bupati Kolaka Utara menyambut program tersebut dan menyatakan pemerintah daerah akan mendukung pengembangan komoditas kakao melalui kebijakan dan penyediaan data.

Editor: Ixan

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
58 / 100 Skor SEO