MEDAN, SUMATERA UTARA – Warga Jalan Ampera III, Kelurahan Gelugur Darat II, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, dikejutkan dengan penemuan jenazah bayi laki-laki yang dikemas dalam sebuah tas, Kamis (8/5/2025) pagi. Paket mencurigakan itu diantarkan oleh seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial MYA (35) sekitar pukul 06.14 WIB.

Pengungkapan kasus ini bergerak cepat. Tim dari Polrestabes Medan berhasil mengamankan dua terduga pelaku, NH (perempuan) dan RD (laki-laki), yang ternyata merupakan kakak beradik. Keduanya diamankan di sebuah indekos di Jalan Selebes, Gang 7, Kecamatan Medan Belawan, pada Jumat (9/5/2025) pagi.

“Pelaku diamankan di kos-kosan pada hari Jumat pagi,” ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan kepada wartawan, Jumat (9/5/2025).

Berdasarkan hasil penyelidikan, NH diketahui hamil sejak Januari 2025. Dalam pengakuannya kepada polisi, ia melahirkan bayi tersebut seorang diri di Barak Tambunan Sicanang Belawan dan membersihkan proses persalinannya sendiri.

Ironisnya, empat hari setelah dilahirkan, bayi malang itu jatuh sakit. Pada 7 Mei, NH membawanya ke RS Delima, Simpang Martubung. Dokter yang menangani menyatakan bayi tersebut kekurangan gizi akibat lahir prematur dan menyarankan untuk dirujuk ke RS Pirngadi Medan.