KASIPUTE – Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Bombana menunjukkan komitmen serius dalam mengakselerasi penataan aset dan akses bagi masyarakat.

Pada Kamis (30/04/2026), instansi ini resmi melaksanakan penandatanganan kontrak kerja dengan sejumlah Tenaga Konsultan Perorangan untuk mendukung jalannya program Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) tahun 2026.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana, Tageli Lase, S.SiT., sebagai langkah strategis dalam memastikan implementasi Reforma Agraria berjalan lebih sistematis, terukur, dan tepat sasaran di wilayah tersebut.

Kehadiran para konsultan profesional ini diharapkan mampu memberikan dukungan teknis dan administratif yang kuat bagi tim GTRA di lapangan. Fokus utama dari kerja sama ini mencakup:

Pendampingan Lapangan: Membantu identifikasi dan verifikasi subjek maupun objek Reforma Agraria secara akurat.

Pengolahan Data: Menjamin validitas data pertanahan guna meminimalisir potensi konflik agraria di masa depan.

Peningkatan Layanan: Mendorong efisiensi birokrasi dalam proses legalisasi aset dan peningkatan kualitas layanan pertanahan bagi masyarakat Bombana.

Melalui penandatanganan kontrak ini, Tageli Lase menekankan bahwa Kantah Bombana berupaya mewujudkan pemerataan struktur penguasaan tanah yang lebih adil. Program GTRA merupakan instrumen penting untuk mengurangi ketimpangan kepemilikan tanah sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal melalui pemberdayaan akses.

“Penandatanganan kontrak ini adalah bentuk komitmen kita untuk mempercepat program strategis nasional. Dengan dukungan tenaga konsultan, kita optimis target Reforma Agraria di Kabupaten Bombana dapat tercapai dengan kualitas yang lebih baik,” ujar Tageli Lase, S.SiT.

Dengan dimulainya kolaborasi ini, sinergi antara internal Kantor Pertanahan dan tenaga ahli diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi kepastian hukum hak atas tanah masyarakat di seluruh pelosok Kabupaten Bombana. (fred)

10 / 100 Skor SEO