KENDARI, PERDETIKNEWS.COM – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) II DPD Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kota Kendari periode 2026-2030, Hj. Rujuwati Harun menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua KKSS Kota Kendari.
Dikutip dari KolomRakyat.com, Jumat (2/10/2026), Rujuwati yang dikenal sebagai pengusaha sekaligus aktivis perempuan asal Sulawesi Selatan itu mengatakan keinginannya maju bukan sekadar untuk mengikuti kontestasi organisasi.
Ia menyebut pencalonannya sebagai bentuk pengabdian sekaligus upaya memperkuat peran perempuan dalam kepemimpinan KKSS.
“Bismillah, saya siap mengabdikan diri untuk KKSS Kota Kendari. KKSS adalah rumah besar kita, rumah persaudaraan. Sudah saatnya kita buat KKSS lebih solid, lebih modern, dan lebih dirasakan manfaatnya oleh warga, khususnya generasi muda dan perempuan,” ujar Rujuwati, dikutip dari KolomRakyat.com.
Rujuwati memiliki pengalaman di sejumlah organisasi. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Sekretaris DPC KKSS Kota Kendari. Pengalaman tersebut membuatnya memahami tata kelola organisasi dan dinamika warga KKSS dari tingkat kecamatan hingga kota.
Di luar KKSS, Rujuwati aktif sebagai Ketua DPD Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sulawesi Tenggara. Di bawah kepemimpinannya, IPEMI Sultra menjalankan kegiatan pembinaan UMKM perempuan, pelatihan kewirausahaan serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
DIa juga tercatat aktif sebagai Ketua DIAN Kemala Polda Sultra dan Wakil Ketua DPD Kerukunan Masyarakat Bone Sultra. Rujuwati merupakan ibu tiga anak dan istri dari AKBP (Purn) H. Ruslan, SH.
Jika dipercaya memimpin KKSS Kota Kendari, Rujuwati menyatakan akan memperkuat sinergi antara pilar KKSS Kota dengan seluruh pengurus DPC se-Kota Kendari.
Ia membawa visi:
“KKSS Kendari Berdaya, Bersatu, dan Berbudaya – Sipakatau, Sipakainge, Sipakalebbi Menuju Kendari Maju.”
Sejumlah misi yang disiapkannya antara lain konsolidasi dan digitalisasi data warga KKSS se-Kota Kendari, pemberdayaan ekonomi melalui koperasi dan UMKM KKSS, serta penguatan peran pilar, Srikandi KKSS dan generasi milenial.
Rujuwati juga menyebut salah satu program yang akan menjadi perhatian adalah menyiapkan sekretariat KKSS sebagai pusat layanan sekaligus ruang pengembangan kebudayaan Sulawesi Selatan di Kota Kendari.
Menurutnya, KKSS tidak hanya menjadi wadah silaturahmi warga Sulawesi Selatan di perantauan, tetapi juga dapat menjadi ruang kolaborasi dalam bidang sosial, ekonomi, budaya dan pemberdayaan generasi muda.
Menjelang Musda II, Rujuwati juga mengungkapkan bahwa dirinya telah mengantongi sekitar 45 persen dukungan pemilik suara sah.
Angka tersebut, menurut pengakuannya, telah melampaui persyaratan minimal dukungan sebesar 30 persen untuk maju sebagai calon Ketua KKSS Kota Kendari. Klaim dukungan tersebut tetap menjadi bagian yang perlu diverifikasi sesuai mekanisme dan ketentuan panitia Musda.
Rujuwati berharap proses Musda berlangsung demokratis, sejuk dan tetap mengedepankan semangat kekeluargaan.
“Mari kita jadikan Musda ini sebagai pesta demokrasi warga Sulsel di Kendari. Siapapun yang terpilih, kita tetap satu keluarga,” katanya.
Musda II KKSS Kota Kendari dijadwalkan berlangsung Minggu, 4 Oktober 2026, di salah satu hotel di Kota Kendari.
Dengan munculnya Rujuwati Harun sebagai bakal calon, dinamika pencalonan Ketua KKSS Kota Kendari semakin menarik untuk diikuti. Sebelumnya, dr. H. Sukirman, MARS, M.Kes., Sp.PA. juga telah menyatakan maju dalam proses pencalonan.
Kini perhatian tertuju pada tahapan akhir pendaftaran dan verifikasi calon menjelang pelaksanaan Musda II.
Sumber: KolomRakyat.com





Tinggalkan Balasan