Jakarta – Kelompok Houthi menyatakan bahwa jet-jet tempur Arab Saudi telah melancarkan 40 serangan udara dalam satu hari terakhir. Houthi menyebut serangan itu menyasar wilayah barat Yaman.
“Pesawat tempur Saudi melancarkan 40 serangan udara menggunakan pesawat F-15 yang lepas landas dari Pangkalan Udara Khamis Mushait, menyasar provinsi Taiz, Marib, dan Hodeidah dalam 24 jam terakhir,” ujar juru bicara militer Houthi, Yahya Saree, dalam sebuah pernyataan di media sosial, dilansir AFP, Kamis (17/9/2026).
Houthi dan Saudi Memanas
Hubungan Arab Saudi dan kelompok Houthi di Yaman kembali memanas setelah Arab Saudi mengaku mencegat sebuah drone yang meluncur dekat Kota Mekkah. Saudi menyebut drone tersebut diluncurkan Houthi dan diarahkan menuju wilayah kota suci, tetapi Houthi membantah tudingan tersebut.
Awalnya Arab Saudi mengeluarkan peringatan darurat pada Selasa (15/9) yang memperkirakan potensi serangan di beberapa wilayah Kota Suci. Peringatan itu mencakup Mekkah, Jeddah, dan Taif di bagian barat Saudi.
Dilansir Anadolu Agency, peringatan dikeluarkan melalui Platform Peringatan Dini Nasional untuk Keadaan Darurat. Badan Pertahanan Sipil Saudi menyerukan masyarakat untuk mencari perlindungan dan mengikuti instruksi keselamatan resmi.
Namun, otoritas Saudi tidak merinci jenis ancaman yang dimaksud dalam peringatan tersebut. Tak lama, peringatan kemudian dicabut.
Sebelumnya, koalisi pimpinan Saudi mengatakan serangkaian serangan rudal dan drone Houthi menyasar sejumlah wilayah di Saudi, termasuk Khamis Mushait, Abha, dan Taif. Sedikitnya 13 orang dilaporkan terluka dalam serangan tersebut.
sumber: detik news





Tinggalkan Balasan