KENDARI — Komandan Korem (Danrem) 143/Halu Oleo (HO) Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, S.I.P., M.Han., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcabrem 143 PD XIV/Hasanuddin Ny. Ema Wahyu Sugiarto menghadiri Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 Tahun 2026 di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (17/8/2026).
Upacara tersebut dipimpin Gubernur Sultra Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M., selaku Inspektur Upacara dan diikuti sekitar 660 peserta dari unsur TNI-Polri, Forkopimda, instansi pemerintah, veteran serta tamu undangan.
Kehadiran Danrem 143/HO bersama jajaran menjadi bagian dari sinergi TNI Angkatan Darat dengan Pemerintah Provinsi Sultra dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus memperkuat semangat kebangsaan di daerah.
Kapenrem 143/HO Kapten Inf Rahman Hina mengatakan, upacara tahun ini mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
Rangkaian upacara diawali dengan pengibaran Bendera Merah Putih yang diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta, pembacaan Pancasila, Pembukaan UUD NRI Tahun 1945, pembacaan Naskah Proklamasi, doa serta persembahan lagu-lagu perjuangan.
Menurut Kapenrem, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi momentum untuk mengenang kembali perjuangan para pendahulu bangsa sekaligus memperkuat persatuan dan kesatuan dalam mengisi kemerdekaan.
Kehadiran Danrem 143/HO juga dinilai mencerminkan komitmen Korem 143/HO untuk terus membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen masyarakat di Sulawesi Tenggara.
Sinergi tersebut diarahkan untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung pelaksanaan pembangunan di wilayah Sultra.
“Peringatan kemerdekaan ini hendaknya menjadi momentum untuk terus memperkuat persatuan, meningkatkan semangat gotong royong dan bersama-sama memberikan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Kapten Inf Rahman Hina.
Upacara berlangsung tertib, aman dan penuh khidmat. Selain unsur Forkopimda Sultra, kegiatan tersebut turut diikuti TNI-Polri, Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi kemasyarakatan, pelajar serta berbagai elemen masyarakat.
Seluruh rangkaian peringatan menjadi momentum refleksi atas 81 tahun perjalanan bangsa Indonesia dalam mempertahankan kemerdekaan sekaligus mewujudkan cita-cita nasional. (red)






Tinggalkan Balasan