KENDARI – Pembangunan infrastruktur jalan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Tenggara (Sultra). Bagi daerah yang memiliki karakteristik geografis kepulauan, konektivitas jalan bukan sekadar infrastruktur fisik, melainkan urat nadi yang menghubungkan aktivitas ekonomi, pelayanan publik, dan kehidupan masyarakat.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Tenggara, Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka (ASR), penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah menjadi bagian penting dari agenda pembangunan daerah yang sejalan dengan semangat Program JAMA’AH.

Data kondisi jalan provinsi wilayah kepulauan yang terdokumentasi pada 4 November 2026 menunjukkan gambaran cukup positif. Dari total panjang 330,73 kilometer jalan provinsi yang tercatat, sepanjang 253,88 kilometer berada dalam kondisi baik dan 21,15 kilometer dalam kondisi sedang.

Dengan demikian, total jalan dalam kategori mantap mencapai 275,03 kilometer atau sekitar 83,15 persen.

Angka tersebut menjadi gambaran penting dalam melihat kondisi infrastruktur jalan provinsi di wilayah kepulauan Sulawesi Tenggara. Infrastruktur yang semakin terjaga diharapkan dapat mendukung mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah.