Kendari – Kota Kendari resmi menjadi tuan rumah gelaran internasional United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC) 2026. Sebanyak 14 negara dan puluhan kepala daerah se-Indonesia mulai memadati Kota Lulo sejak Kamis (7/5).

Pantauan di lokasi, Hotel Claro Kendari yang menjadi pusat kegiatan tampak sibuk. Para delegasi mulai mengikuti executive meeting dan rapat komite untuk membahas isu strategis pembangunan kota di kawasan Asia Pasifik.

“Semua tamu sudah datang dan hari ini sudah mulai berjalan rapat-rapat tingkat komite, termasuk executive meeting biro eksekutif dan pembahasan berbagai agenda kerja sama,” ujar Kepala Bappeda Kota Kendari selaku Koordinator Sekretariat UCLG ASPAC kepada wartawan.

Salah satu agenda yang mencuri perhatian adalah gerak cepat Pemkot Kendari dalam menggelar bilateral meeting. Pertemuan khusus dilakukan dengan Pemerintah Kota Xi’an, China, guna membahas peluang kolaborasi pembangunan daerah, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan investasi dan infrastruktur perkotaan.

Tidak hanya soal urusan formal di meja rapat, forum ini juga menjadi panggung bagi potensi lokal. Panitia telah menyiapkan berbagai agenda pendukung seperti penanaman pohon di Kebun Raya Kendari, gala dinner di kawasan Papalimba, festival budaya di Pantai Nambo, hingga pameran UMKM.

Harapannya, pelaksanaan UCLG ASPAC tidak hanya sukses secara seremonial, tetapi juga mampu memberikan dampak positif nyata terhadap sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi di Sulawesi Tenggara.

Rencananya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia akan membuka acara ini secara resmi pada Jumat (8/5/2026). (perdetik)

12 / 100 Skor SEO