Kendari – Pemerintah Kota Kendari terus mengupayakan solusi permanen untuk mengatasi persoalan banjir tahunan yang melanda ibu kota Sulawesi Tenggara. Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM., turun langsung mendampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, guna meninjau lokasi rencana pembangunan Kolam Retensi Nanga-Nanga di Kecamatan Baruga, Rabu (22/4/2026).

Proyek infrastruktur skala besar ini diprioritaskan sebagai “penyelamat” Kota Kendari dari ancaman luapan air melalui sistem pengendalian berbasis ekosistem. Dengan total anggaran mencapai Rp 385,34 miliar, pembangunan ini ditargetkan segera memasuki tahapan fisik guna memberikan rasa aman bagi warga.

Wali Kota Siska Karina Imran menegaskan bahwa percepatan proyek ini merupakan ikhtiar pemerintah dalam menjawab aspirasi dan keluhan masyarakat yang kerap terdampak genangan saat musim penghujan.

“Ini adalah langkah strategis. Kami sangat berterima kasih kepada Komisi V DPR RI yang telah membawa aspirasi kami ke level pusat. Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sultra akan terus kami perkuat agar hambatan di lapangan, terutama terkait penetapan lokasi, bisa segera teratasi,” ujar Siska di sela-sela peninjauan.

Efektivitas Pangkas Debit Banjir 54 Persen
Berdasarkan data teknis dari Kementerian PUPR, Kolam Retensi Nanga-Nanga dirancang dengan spesifikasi yang sangat signifikan untuk melindungi wilayah hilir:

Daya Tampung: Mampu menampung hingga 1,58 juta meter kubik air.

Luas Lahan: Mencakup area seluas 45,54 hektare.

Efektivitas: Diproyeksikan mampu memangkas debit banjir hingga 54,14%.

Plh Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PUPR, Ir. Adenan Rasy, yang turut hadir dalam rombongan menargetkan proses pembaruan Penetapan Lokasi (Penlok) dan pembebasan lahan dapat rampung sepenuhnya pada tahun 2026 agar proses konstruksi tidak lagi menemui kendala.

Multifungsi: Ruang Publik dan Konservasi
Ikhtiar Wali Kota Siska tidak hanya berhenti pada fungsi teknis pengendali banjir. Proyek ini dirancang secara modern agar memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar. Ke depan, kawasan Kolam Retensi Nanga-Nanga akan difungsikan sebagai:

Pusat Olahraga & Rekreasi: Menjadi ruang terbuka publik baru untuk warga Kendari.

Kawasan Konservasi: Berperan menjaga cadangan air tanah dan kualitas lingkungan di wilayah Baruga.

Dalam peninjauan tersebut, hadir pula jajaran Forkopimda dan Bupati Konawe Selatan, Irham Kalenggo, sebagai bentuk sinergi lintas wilayah. Dengan dukungan penuh dari Senayan dan Pemerintah Pusat, pembangunan Kolam Retensi Nanga-Nanga diharapkan menjadi tonggak sejarah transformasi infrastruktur Kota Kendari yang lebih tangguh, modern, dan berkelanjutan.

66 / 100 Skor SEO