Konawe Utara – Aktivitas dugaan penimbunan solar ilegal di Desa Morombo Pantai, Kecamatan Lasolo, Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, memicu keresahan hebat di tengah masyarakat. Pada Minggu (8/3/2026), warga memergoki aktivitas bongkar muat solar menggunakan tangki berkapasitas besar di lokasi terbuka yang berada tepat di jantung pemukiman warga.

Lokasi tersebut diduga kuat dijadikan tempat penampungan dan distribusi BBM ilegal yang tidak mengantongi izin resmi dari pemerintah.

Kepala Bidang Kajian Hukum dan Lingkungan Pemerhati Penegakan Hukum Konawe Utara (KABID PENHUM KONUT), Muh Gylang Ramadhan, menegaskan bahwa praktik ini tidak bisa dibiarkan karena sangat membahayakan keselamatan warga sekitar.

Menurutnya, praktik bongkar muat di dermaga rakyat yang tidak prosedural tersebut harus segera dihentikan demi kepentingan hukum terkait AMDAL dan keselamatan masyarakat. Lokasi dermaga yang berdekatan dengan rumah-rumah kayu milik warga dinilai sangat rawan memicu bencana kebakaran hebat dan polusi udara laut karena tidak adanya depot resmi.

Gylang juga mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa praktik penimbunan solar ilegal ini sudah menjadi rahasia umum yang menjamur di hampir seluruh wilayah kabupaten, termasuk di Kabupaten Konawe. Kondisi ini dinilai sangat memprihatinkan karena terjadi secara terang-terangan tanpa tindakan tegas yang berarti.

Oleh karena itu, mendesak Kapolres Konawe Utara untuk tidak tinggal diam dan segera membentuk tim khusus untuk mengusut tuntas perkara ini hingga ke akarnya, bukan sekadar di tahap penyelidikan formalitas.

Berdasarkan UU Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi serta UU Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, payung hukum untuk menindak para pelaku sudah sangat jelas.

Gylang menegaskan bahwa hasil akhir dari pengusutan ini harus sampai pada penetapan tersangka untuk memberikan efek jera bagi para pelaku mafia BBM. Penegakan hukum yang tegas menjadi harga mati untuk menciptakan lingkungan yang aman bagi masyarakat Konawe Utara serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. (RED)

12 / 100 Skor SEO