Kendari – Persiapan ajang bergengsi Lomba Kreasi Baris-Berbaris dan Pengibaran Bendera (LKBB-PB) di Bumi Anoa terus dimatangkan. Memasuki H-5, panitia memastikan kesiapan teknis sudah hampir rampung sepenuhnya untuk menyambut para pelajar terbaik Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kegiatan yang mengusung tema “Gemilang Formasi Pelajar Nusantara” ini bakal digeber pada 2 Mei 2026 di Lapangan Ex-MTQ Kendari.

Ketua PPI Provinsi Sulawesi Tenggara, Andi Ady Aksar, melalui Koordinator Wilayah Sultra, Ir. H. Rahmat Mansur, ST, mengungkapkan bahwa persiapan saat ini sudah sangat matang.

“Alhamdulillah, insyaallah sudah 90 persen. Sisa penyempurnaan saja,” ujar Rahmat Mansur saat memberikan keterangan mengenai progres persiapan di Kendari, Selasa (28/4/2026).

Rahmat menegaskan bahwa kesuksesan acara di Bumi Anoa ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara penyelenggara dan pemerintah daerah. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Kegiatan ini didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Sinergi ini penting untuk memastikan pembinaan generasi muda, khususnya melalui semangat Paskibraka, berjalan maksimal,” tuturnya.

Kabar menarik bagi para peserta, ajang ini bukan sekadar perlombaan tingkat daerah. Rahmat membocorkan bahwa sekolah yang berhasil menyabet predikat juara nantinya akan membawa nama harum Sultra ke kancah nasional.

“Pemenang dari kompetisi ini nantinya akan diberangkatkan untuk dipertandingkan kembali di tingkat pusat. Ini adalah peluang emas bagi pelajar kita untuk menunjukkan taji di kancah nasional,” jelas Rahmat.

Berbeda dengan lomba pada umumnya, jumlah peserta kali ini dibatasi secara ketat karena dukungan anggaran yang dikucurkan langsung dari pusat.

“Sekolah kita batasi. Sesuai anggaran dari pusat, itu hanya untuk 10 kabupaten. Persiapannya sendiri sudah dilakukan secara intensif selama dua bulan terakhir,” jelas Rahmat.

Dari 10 kuota tersebut, Kota Kendari mendapatkan jatah dua sekolah, sementara kabupaten lainnya masing-masing mengirimkan satu sekolah perwakilan. Beberapa daerah yang terkonfirmasi ikut serta di antaranya Kota Baubau, Kolaka Utara, Konawe Selatan, hingga Kabupaten Konawe.

Seluruh sekolah yang terpilih tidak perlu memikirkan biaya akomodasi selama berada di Kendari karena telah ditanggung oleh penyelenggara.

“Kenapa dibatasi? Karena anggaran dari pusat memang begitu. Kedatangan mereka di sini kita biayai semua, termasuk biaya konsumsi mereka selama kegiatan berlangsung,” tambah Rahmat Mansur.

Jangan lewatkan aksi tangkas dan penuh semangat dari para pelajar terbaik Bumi Anoa pada 2 Mei mendatang di Lapangan Ex-MTQ Kendari. See you there!. 

Editor: Ikhsan

14 / 100 Skor SEO