KENDARI – Anggota Brimob Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial Bripka [Nama/Inisial] akhirnya buka suara terkait video viral penggerebekan istrinya, TR, dengan oknum TNI Pratu WI di sebuah kos-kosan di Kendari. Meski menjadi korban pengkhianatan, personel elit Polri ini justru menyampaikan permohonan maaf ke publik.
Melalui video klarifikasi yang diunggah pada Minggu (19/4/2026), sang suami menegaskan bahwa prahara tersebut merupakan urusan pribadi rumah tangganya. Ia meminta agar masalah ini tidak dikaitkan dengan institusi Korps Brimob maupun Polri.
“Saya memohon maaf kepada komandan dan rekan-rekan sejawat karena permasalahan pribadi saya ikut menyeret nama baik institusi,” ujarnya dalam video tersebut.
Terkait proses hukum, ia menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus dugaan perselingkuhan ini kepada prosedur yang berlaku, baik di internal Polri maupun TNI.
Sebelumnya, jagat maya dihebohkan dengan video penggerebekan TR dan Pratu WI di sebuah rumah kos di Kelurahan Anduonohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Jumat (17/4). Dalam aksi penggerebekan yang dipimpin langsung oleh sang suami sah itu, keduanya ditemukan berada dalam satu kamar.
Fakta mengejutkan terungkap saat saksi menemukan barang bukti berupa kotak tisu magic di lokasi kejadian. Saat ini, oknum TNI dan ibu Bhayangkari tersebut tengah menjalani pemeriksaan intensif oleh pihak berwenang. (red)






Tinggalkan Balasan