KENDARI, PERDETIKNEWS.COM,.– Komandan Korem (Danrem) 143/Halu Oleo, Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto, memimpin langsung upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (5/10/2026).

Dalam upacara tersebut, Danrem membacakan amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang berisi sejumlah pesan penting bagi seluruh prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) TNI dalam menghadapi tantangan pertahanan dan keamanan nasional.

Salah satu pesan yang menjadi perhatian adalah pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi TNI, sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit di tengah perubahan lingkungan strategis yang semakin kompleks.

“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan tersebut adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga,” demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan Danrem.

Panglima menegaskan, negara terus memperkuat TNI melalui peningkatan kesejahteraan prajurit dan ASN serta modernisasi alat peralatan pertahanan dan keamanan.

Namun, penguatan tersebut harus berjalan seiring dengan peningkatan kompetensi, kesiapan, integritas, dan tanggung jawab setiap prajurit dalam menjalankan tugas.

“Semakin kuat TNI dan semakin modern kemampuannya, semakin besar pula tanggung jawab yang harus kita pikul,” bunyi amanat tersebut.

Panglima TNI juga mengingatkan bahwa tantangan pertahanan negara tidak lagi terbatas pada ancaman konvensional.

Ketidakpastian global, perkembangan ruang informasi dan kognitif, ancaman terhadap keutuhan wilayah, hingga tuntutan integritas dalam pengelolaan sumber daya menjadi persoalan yang harus diantisipasi secara serius.

Karena itu, seluruh prajurit diminta tetap berpegang teguh pada jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional.

“Momentum HUT ke-81 ini harus menjadi tonggak dalam memperteguh tekad kita untuk menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan, serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan makmur,” tegas Panglima dalam amanatnya.

Selain menyoroti tantangan pertahanan, Panglima TNI memberikan lima penekanan utama yang dirangkum dalam konsep PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif.

Pada aspek profesional, prajurit dituntut menguasai tugas dan tanggung jawab, meningkatkan kemampuan melalui latihan yang realistis, serta melaksanakan setiap penugasan dengan taat hukum dan penuh integritas.

Sementara itu, sikap responsif diwujudkan melalui kepekaan terhadap perubahan lingkungan, kemampuan mendeteksi potensi ancaman sejak dini, serta kesiapan bertindak cepat dan terukur ketika negara maupun masyarakat membutuhkan.

Panglima juga menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa dalam menjaga stabilitas, mengawal pembangunan, dan memperkuat ketahanan nasional.

Dalam menghadapi perkembangan teknologi pertahanan, prajurit diminta terus meningkatkan kemampuan mengoperasikan peralatan modern sekaligus mengembangkan inovasi dan menyesuaikan diri dengan perubahan ancaman.

“Laksanakan kelima penekanan tersebut secara konsisten sehingga PRIMA menjadi arah pengembangan kemampuan TNI dalam berpikir, bersikap, dan bertindak saat ini dan di masa yang akan datang,” pesan Panglima.

Upacara peringatan HUT ke-81 TNI tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat penting di Sulawesi Tenggara.

Di antaranya Wakil Gubernur Sultra Hugua, Ketua DPRD Sultra La Ode Tariala, dan Wali Kota Kendari dr. Hj. Siska Karina Imran.

Hadir pula unsur Kejaksaan Tinggi Sultra, Ombudsman RI Perwakilan Sultra, Kantor Wilayah Kementerian Agama Sultra, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sultra, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kehadiran berbagai unsur pemerintahan dan lembaga negara tersebut menjadi bagian dari momentum kebersamaan dalam peringatan hari lahir TNI.

Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Melalui tema tersebut, Panglima TNI menegaskan pentingnya hubungan antara kekuatan pertahanan negara dan dukungan masyarakat.

Di akhir amanatnya, Panglima mengajak seluruh prajurit dan ASN TNI untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Dirgahayu Tentara Nasional Indonesia! TNI PRIMA! TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil, dan makmur!” tutupnya.

Editor: Ixan

Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Provinsi Sulawesi Tenggara
Polling aktif
Ikut Polling →
dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Kota Kendari
Polling aktif
Ikut Polling →
Yusran Akbar
Kabupaten Konawe
Polling aktif
Ikut Polling →
La Ode Darwin
Kabupaten Muna Barat
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Kabupaten Kolaka
Polling aktif
Ikut Polling →
Irham Kalenggo, S.Sos., M.Si
Kabupaten Konawe Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Rifqi Saifullah Razak, S.T.
Kabupaten Konawe Kepulauan
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Nur Rahman Umar, M.H.
Kabupaten Kolaka Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Drs. H. Bachrun, M.Si
Kabupaten Muna
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Muhammad Adios, S.Sos
Kabupaten Buton Selatan
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Azhari, S.STP., M.Si
Kabupaten Buton Tengah
Polling aktif
Ikut Polling →
Alvin Akawijaya Putra, S.H.
Kabupaten Buton
Polling aktif
Ikut Polling →
Afirudin Mathara, S.H., M.H.
Kabupaten Buton Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
Ir. H. Burhanuddin, M.Si.
Kabupaten Bombana
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Haliana, S.E.
Kabupaten Wakatobi
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yusran Fahim, S.E.
Kota Baubau
Polling aktif
Ikut Polling →
Dr. H. Ikbar, S.H., M.H.
Kabupaten Konawe Utara
Polling aktif
Ikut Polling →
H. Yosep Sahaka, S.Pd., M.Pd
Kabupaten Kolaka Timur
Polling aktif
Ikut Polling →
18 / 100 Skor SEO