KENDARI – PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Bahteramas (Perseroda) menggelar sosialisasi literasi keuangan bagi puluhan tenaga medis dan pegawai di Aula RSUD Bahteramas Sulawesi Tenggara, Senin (4/5/2026).
Langkah ini diambil sebagai komitmen BPR sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk membentengi masyarakat, termasuk kalangan pegawai pemerintah, dari ancaman pinjaman online (pinjol) ilegal yang kian marak.
Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Komisaris Utama BPR Bahteramas Bombana Dr Sofyan SE,MM., Wadir Perencanaan RSUD Bahteramas, Kabag Keuangan, Kabag Umum, serta sejumlah pejabat struktural dan staf lingkup RSUD Bahteramas.

Direktur RSUD Bahteramas, dr. H. Sukirman, M.Kes, MARS, Sp.PA, melalui Wadir Perencanaan memberikan apresiasi penuh terhadap kemitraan strategis ini. Ia menilai sosialisasi tersebut memberikan solusi finansial yang transparan dan kompetitif bagi seluruh civitas hospitalia.
“Kegiatan sosialisasi dari Bank Bahteramas hari ini memberikan wawasan yang sangat jelas mengenai solusi finansial bagi seluruh civitas hospitalia. Program kredit yang ditawarkan sangat kompetitif dan prosesnya pun terlihat transparan. Saya sangat mengapresiasi kemitraan ini sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan staf di RSUD Bahteramas melalui manajemen keuangan yang tepat,” ujar dr. Sukirman dalam pernyataan yang dibacakan Wadir Perencanaan.
Direktur Utama BPR Bahteramas Bombana, Yusrianti Mansur, menegaskan bahwa edukasi keuangan merupakan tanggung jawab moral BPR sebagai perpanjangan tangan pemerintah. Menurutnya, literasi ini sangat krusial mengingat jeratan pinjol saat ini tidak lagi memandang latar belakang profesi, bahkan telah masuk ke lingkungan pegawai profesional.

“Di tengah maraknya kasus pinjol yang menjerat banyak pihak di semua kalangan, edukasi ini menjadi benteng pertahanan. Kami ingin masyarakat memahami risiko besar di balik kemudahan semu yang ditawarkan pinjol ilegal. Kami hadir memberikan solusi perbankan yang resmi, diawasi OJK, dan jauh lebih aman,” tegas Yusrianti.

Dalam pemaparannya, Yusrianti mengupas tuntas tiga produk unggulan BPR Bahteramas Bombana, yakni Tabungan yang aman dengan jaminan LPS, Deposito dengan suku bunga kompetitif untuk investasi jangka panjang, serta layanan Kredit yang mudah dan cepat. Produk-produk tersebut diposisikan sebagai alternatif utama bagi masyarakat agar tidak terjebak pada skema pinjaman tidak resmi yang merugikan.
Melalui kegiatan ini, BPR Bahteramas Bombana berharap para pegawai RSUD Bahteramas dapat mengelola keuangan secara lebih disiplin dan bijak. Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem finansial yang sehat di lingkungan instansi pemerintah serta memperluas inklusi keuangan di wilayah Sulawesi Tenggara. (red)


Tinggalkan Balasan