Baubau – Pelantikan sebelas lurah perempuan di Aula Kantor Wali Kota Baubau pada Sabtu (2/5/2026) menjadi momentum yang menyita perhatian masyarakat. Kesebelas srikandi itu dipercaya mengemban tugas sebagai kepala kelurahan di wilayah Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Para pemimpin baru tersebut dilantik bersama sejumlah pejabat administrator dan pengawas lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau.
Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, berharap seluruh pihak yang resmi menduduki peran penting itu dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Segera bekerja dengan baik, benar, dan penuh tanggung jawab. Semoga Allah Swt. senantiasa membimbing langkah kita dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya melalui keterangan resmi.
Pelantikan sebelas lurah perempuan tersebut merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong kesetaraan gender untuk mengisi struktur birokrasi. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa perempuan memiliki integritas dan kapasitas yang mumpuni dalam penyelenggaraan pemerintahan.
Melalui pelantikan tersebut, para lurah diinstruksikan untuk segera mengakselerasi kinerja dan beradaptasi secara optimal memasuki triwulan kedua tahun anggaran 2026.
Adapun kesebelas perempuan tersebut, yakni Waode Sitti Hadija sebagai Lurah Melai, Dinarti sebagai Lurah Sulaa, Harsa sebagai Lurah Katobengke, Zamriah sebagai Lurah Wameo, Nursanti sebagai Lurah Palabusa, serta Minarni sebagai Lurah Sukanayo.
Selain itu, dilantik juga Faidah sebagai Lurah Liwuto, Jenny sebagai Lurah Bataraguru, Ni Luh Dewinasih sebagai Lurah Ngkaringkari, Muslimat sebagai Lurah Liabuku, serta Rusmina Antji sebagai Lurah Kolese.

sumber: Kendari.info


Tinggalkan Balasan