KENDARI, detikcom — Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menerjunkan tim pengendalian dan evaluasi untuk memantau langsung pelaksanaan Program Prioritas Presiden terkait Penyelenggaraan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) atau Cek Kesehatan Gratis (CKG) Triwulan II Tahun 2026 di BLUD UPTD Puskesmas Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (21/7/2026).
Tim teknis yang dipimpin langsung oleh Direktur Pengendalian dan Evaluasi Kebijakan Strategis IV Bappenas, Ika Widyawati, S.Si, MS., mengapresiasi kinerja Puskesmas Poasia dan menilainya sebagai salah satu puskesmas percontohan terbaik dalam tata kelola serta integrasi layanan CKG di tingkat daerah.
Keberhasilan ini tidak terlepas dari arahan dan komitmen kuat Wali Kota Kendari, dr. Hj. Siska Karina Imran, S.K.M., yang secara konsisten mengawal program kesehatan masyarakat dengan mematok target CKG Kota Kendari sebesar 90 persen—jauh melampaui target nasional sebesar 47 persen—serta memastikan dukungan alokasi anggaran dan fasilitasi operasional di seluruh puskesmas.
Observasi dan diskusi pendalaman lapangan ini dilaksanakan sesuai mandat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN), PP Nomor 39 Tahun 2006, PP Nomor 17 Tahun 2017, Perpres Nomor 39 Tahun 2023 tentang Manajemen Risiko Pembangunan Nasional (MRPN), Perpres Nomor 109 Tahun 2024, Perpres Nomor 12 Tahun 2025 (RPJMN 2025-2029), serta Inmen PPN/Kepala Bappenas Nomor 1 Tahun 2025.
Pemantauan faktual ini mencakup evaluasi terhadap delapan ruang lingkup utama: penerapan standar operasional (SOP), perencanaan dan distribusi Bahan Medis Habis Pakai (BMHP), kecukupan sarana-prasarana, ketersediaan SDM medis, keterlibatan Pemda dan alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK), hingga penanganan hambatan strategis.



Tinggalkan Balasan