Jalan Motaha-Alangga Rp13 Miliar Disorot, CV Cipta Karya Belum Jadi Pemenang Final
Bagikan
Jalan Motaha-Alangga Rp13 Miliar Disorot, CV Cipta Karya Belum Jadi Pemenang Final
Redaksi
26 Agustus 2026 12:25
Ilustrasi Alangga - Motaha
Konawe Selatan – Proyek Peningkatan Jalan Motaha-Alangga di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi sorotan. Proyek yang dibiayai APBD Sultra 2026 itu memiliki pagu anggaran mencapai Rp13.081.228.150.
Tender paket dengan kode 10157469000 tersebut diketahui merupakan tender ulang. Dalam catatan pengadaan, tender sebelumnya harus diulang karena tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran.
Pada tender ulang ini, tercatat 57 perusahaan ikut bersaing.
Berdasarkan data hasil evaluasi yang tersedia, CV Cipta Karya tercantum sebagai nama yang berada pada posisi pemenang dengan nilai penawaran sekaligus harga terkoreksi sebesar Rp12.013.698.903,66.
Namun, status tersebut belum dapat dimaknai sebagai pemenang final maupun pemenang berkontrak.
Artinya, proyek senilai Rp13 miliar tersebut masih perlu dilihat berdasarkan tahapan pengadaan sampai seluruh proses dinyatakan selesai dan kontrak ditandatangani.
Paket Peningkatan Jalan Motaha-Alangga memiliki RUP 66868198 dan dikelola Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Provinsi Sulawesi Tenggara.
Tender menggunakan metode pascakualifikasi satu file dengan harga terendah sistem gugur.
Tender sebelumnya dinyatakan harus diulang karena tidak ada peserta yang lulus evaluasi penawaran.
Pada proses tender ulang, sebanyak 57 perusahaan tercatat sebagai peserta.
Persaingan harga pun cukup ketat.
CV Bumi Sultra tercatat mengajukan penawaran paling rendah sebesar Rp11.887.660.229,02.
Namun, berdasarkan hasil evaluasi, perusahaan tersebut dinyatakan tidak memenuhi persyaratan karena pengalaman pekerjaan konstruksi tidak memenuhi syarat.
Dalam data pengadaan, CV Cipta Karya mengajukan penawaran sebesar:
Rp12.013.698.903,66.
Nilai tersebut berada sekitar Rp1,067 miliar di bawah pagu anggaran.
Sementara HPS paket tercatat sebesar Rp13.080.543.000.
Dengan demikian, terdapat selisih antara pagu dan penawaran CV Cipta Karya sekitar Rp1,067 miliar.
Namun, sekali lagi, angka tersebut belum dapat disebut sebagai nilai kontrak, sebab belum ada status pemenang berkontrak berdasarkan informasi yang menjadi dasar artikel ini.
Salah satu hal yang menjadi sorotan dalam tender ini adalah penawaran terendah tidak otomatis membuat peserta menjadi pemenang.
CV Bumi Sultra menawarkan sekitar Rp11,88 miliar, lebih rendah sekitar Rp126 miliar?
Koreksi: selisihnya sekitar Rp126,04 juta dibanding penawaran CV Cipta Karya.
Meski menawarkan harga paling rendah, CV Bumi Sultra dinyatakan tidak memenuhi persyaratan pengalaman pekerjaan konstruksi.
Hal tersebut menunjukkan bahwa mekanisme harga terendah sistem gugur tetap mensyaratkan peserta memenuhi ketentuan administrasi, kualifikasi dan teknis.
Dalam data hasil evaluasi juga tercatat sejumlah peserta tidak dievaluasi lebih lanjut karena panitia telah memperoleh tiga penawar terendah yang memenuhi persyaratan administrasi, kualifikasi, teknis dan harga.
Di antaranya terdapat CV Sinar Timu, PT Razka Sarana Konstruksi, Infra Perkasa Indomoro, CV Tatangge Ventures, CV Danindo Pratama, CV Pesona Nusantara Sukses, CV Tri Putra Persada dan CV Japara Mandiri.
Sementara sejumlah perusahaan lain tidak mencantumkan nilai penawaran pada data yang tersedia.
Berdasarkan uraian pekerjaan, paket tersebut memiliki lingkup penyelenggaraan jalan provinsi.
Waktu pelaksanaan ditetapkan selama 120 hari kalender, dengan jenis kontrak harga satuan.
Paket ini berlokasi di Kabupaten Konawe Selatan dan menjadi bagian dari pekerjaan peningkatan infrastruktur jalan provinsi.
Dengan nilai pagu lebih dari Rp13 miliar, proyek tersebut menjadi salah satu paket yang perlu mendapat perhatian dalam penggunaan anggaran daerah.
Karena status pemenang belum final dan belum berkontrak, sorotan publik berikutnya adalah bagaimana proses pengadaan tersebut diselesaikan.
Apakah CV Cipta Karya nantinya tetap menjadi pemenang setelah seluruh tahapan pengadaan selesai, atau terdapat perubahan berdasarkan proses administrasi dan tahapan selanjutnya?
Itu yang masih harus ditunggu.
Yang jelas, berdasarkan data yang tersedia saat ini, CV Cipta Karya belum tepat disebut sebagai pemenang definitif proyek Jalan Motaha-Alangga.
Begitu pula nilai Rp12,013 miliar belum dapat disebut sebagai nilai kontrak.
Proyek ini menggunakan APBD Sultra 2026 dengan pagu Rp13,081 miliar.
Karena menggunakan uang publik, proses pengadaan dan pelaksanaan pekerjaan tentu menjadi perhatian masyarakat.
Setelah proses tender benar-benar final dan kontrak ditandatangani, perhatian berikutnya akan bergeser ke lapangan: apakah pekerjaan sesuai spesifikasi, tepat waktu dan menghasilkan kualitas jalan yang sepadan dengan anggaran yang digunakan.
Terlebih waktu pelaksanaan hanya 120 hari kalender.
Masyarakat Konawe Selatan tentu berharap proyek tersebut tidak hanya selesai secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat terhadap konektivitas dan aktivitas ekonomi warga.
Untuk sementara, statusnya jelas: CV Cipta Karya tercatat sebagai calon/hasil pemenang dalam data tender, tetapi belum menjadi pemenang final dan belum berkontrak.
(Perdetiknews)
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA
Seberapa puas Anda terhadap kinerja Gubernur Sulawesi Tenggara?
Provinsi Sulawesi Tenggara — Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka, S.E., M.M.
Hasil sementara · 42 responden
Sangat puas28.6%
12 suara
Puas14.3%
6 suara
Cukup puas9.5%
4 suara
Kurang puas16.7%
7 suara
Tidak puas31%
13 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Agar dapat menggerakkan perekonomian maka perlu pembenahan secara menyeluruh infrastruktur terutama jalan agar ekonomi masyarakat dapat berjalan lancar dan stabilitas harga pangan pokok dapat di jaga
Alhamdulillah...baxk perubahan utk sistem pemerintahan saat ini, penerapan meritokrasi memberikan kesempatan sekaligus peluang buat siapapun y bekerja ikhlas, semoga semua aspek bisa tersentuh dan terlaksana dgn baik.... Allah maha baik, insyaallah niat tulus dr bpk gub Sultra dibalas dgn kebaikan.
Bidang: Transparansi dan akuntabilitas · 10 Sep 2026
Seluruh saran yang telah disetujui ditampilkan di bawah ini.
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: dr. Hj. Siska Karina Imran, SKM
Wilayah: Kota Kendari
Perbaikan jalan ,jembatan dan drainase sangat urgen untuk di laksanakan Karena akan berdambapk besar terhadap masyarakat terutama masuk musin penghujan
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 11 Sep 2026
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA
Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Konawe?
Kabupaten Konawe — Yusran Akbar
Hasil sementara · 5 responden
Sangat puas20%
1 suara
Puas20%
1 suara
Cukup puas20%
1 suara
Kurang puas0%
0 suara
Tidak puas40%
2 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Seluruh saran yang telah disetujui ditampilkan di bawah ini.
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Di Tahun ke-12 Muna Barat, harusnya Penyelesaian pembangunan kantor bupati harus menjadi prioritas karena ini akan menjadi ikon Muna Barat kedepannya
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 11 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Tetap memprioritaskan kegiatan yang bersangkutan dengan kebutuhan langsung masyarakat
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 11 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Dalam kepemimpinan bapak bupati la Ode Darwin kami masyarakat sangat puas dan semoga kedepannya lebih baik lagi dan bisa membawa masyarakat muna barat lebih sejahtera
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
terus semangat untuk membangun muna barat menuju liwu mokesa
Bidang: Ekonomi dan lapangan kerja · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Segera dibuka lapangan Kerja
Bidang: Ekonomi dan lapangan kerja · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Idealnya TPP Di kurangi, dahulukan pembangunan infrastruktur dasar pemerintahan dan jalan. Setelah semua kelar, TPP bisa dikembalikan atau ditingkatkan
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Perbaikan infrastruktur jalan sangat penting bagi kami masyarakat, terutama di desa kami (desa laworo kecamatan tiket) sama sekali belum tersentuh sejak mekarnya kabupaten muna barat 🙏🙏
Terimakasih pak bupati untuk evaluasi kinerja lainnya yang telah bapak evaluasi dan realisasi, semoga kedepannya bapak terus jadi pribadi yang bijaksana dan tulus kepada kami warga muna barat seperti sekarang 🙏🙏
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Jalan menuju rumah sakit dari arah nihi lombujaya mohon diperhatikan.
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Kesejahteraan guru honorer
Bidang: Pendidikan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Yg utama infrastruktur dan jalan karna yg paling di butuhkan masyarakat.
Bidang: Infrastruktur dan pembangunan · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Ditingkatkan lagi Fasilitas Sarana dan prasarananya
Bidang: Pelayanan publik · 10 Sep 2026
Pembaca Perdetiknews
Ditujukan kepada: La Ode Darwin
Wilayah: Kabupaten Muna Barat
Programnya sangat menyentuh kemasyarakat
10 Sep 2026
📊 JAJAK PENDAPAT PERDETIKNEWS
KINERJA KEPALA DAERAH DI SULAWESI TENGGARA
Seberapa puas Anda terhadap kinerja Bupati Kolaka ?
Kabupaten Kolaka — H. Amri Jamaluddin, S.STP., M.Si.
Hasil sementara · 6 responden
Sangat puas0%
0 suara
Puas66.7%
4 suara
Cukup puas0%
0 suara
Kurang puas16.7%
1 suara
Tidak puas16.7%
1 suara
Jajak pendapat pembaca Perdetiknews, bukan survei ilmiah/probabilistik.
Tinggalkan Balasan