KENDARI – Seorang pria berinisial RU (51), yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online (ojol) Maxim, ditemukan meninggal dunia di dalam kamar rumahnya di Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara. Jasad korban ditemukan dalam kondisi membengkak dan mengeluarkan aroma tidak sedap pada Selasa (12/5/2026).
Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh keponakan korban, VI (29). Awalnya, VI menaruh curiga setelah mencium bau busuk yang sangat menyengat dari arah kamar sang paman. Kecurigaannya semakin kuat saat melihat banyak lalat berkerumun di depan pintu kamar tersebut.
“Sempat mengetuk pintu berulang kali, tapi tidak ada respons dari RU,” ujar VI saat memberikan keterangan, Rabu (13/5/2026).
Lantaran tidak ada jawaban, VI memanggil kerabat lainnya untuk membuka paksa pintu kamar. Saat berhasil terbuka, mereka mendapati RU sudah dalam posisi terlentang di atas ranjang dalam kondisi tak bernyawa dan tubuh yang sudah mengalami pembengkakan.
Pihak kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah ke RS Bhayangkara Kendari. Namun, pihak keluarga menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni.
Keluarga korban secara resmi menolak untuk dilakukan proses autopsi terhadap jasad RU. Surat pernyataan penolakan tersebut juga telah ditandatangani di hadapan petugas kepolisian sebagai bukti prosedural.
Setelah menjalani proses pemulasaran jenazah di RS Bhayangkara yang selesai sekitar pukul 13.00 Wita, jasad RU langsung diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah korban segera dibawa ke rumah duka untuk proses pemakaman.
(red/perdetik)





Tinggalkan Balasan